Pestigo, BRIN, dan TermiPore Kenalkan Teknologi Proteksi Bangunan Anti-Rayap
- 23 Jun 2026 19:30 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Ancaman serangan rayap masih menjadi persoalan serius yang kerap menghantui pemilik rumah, pengembang properti, kontraktor, hingga arsitek di Indonesia. Kerusakan yang ditimbulkan tidak hanya berdampak pada menurunnya kualitas bangunan, tetapi juga dapat memicu kerugian finansial yang besar akibat biaya perbaikan dan renovasi yang tidak sedikit.
Menjawab tantangan tersebut, perusahaan manajemen hama profesional Pestigo berkolaborasi dengan Pusat Riset Zoologi Terapan BRIN dan TermiPore untuk menghadirkan sebuah webinar edukatif berskala nasional bertajuk “Revolusi Anti-Rayap Modern Dengan TermiPore”. Kegiatan yang digelar secara daring melalui Zoom Webinar pada Senin, 22 Juni 2026 ini menjadi wadah berbagi pengetahuan mengenai teknologi perlindungan bangunan terbaru yang diklaim mampu memberikan perlindungan jangka panjang hingga 50 tahun.

Antusiasme peserta terlihat begitu tinggi sejak awal acara berlangsung. Sebanyak 200 peserta dari berbagai kalangan turut mengikuti webinar ini, mulai dari mahasiswa, akademisi, hingga para profesional yang bergerak di bidang arsitektur, konstruksi, dan pengembangan properti yang ingin memperluas wawasan mengenai strategi perlindungan bangunan yang lebih efektif.
Suasana diskusi berlangsung interaktif sepanjang acara dengan banyaknya pertanyaan dan tanggapan yang disampaikan peserta melalui kolom chat. Berbagai komentar positif juga bermunculan, menunjukkan tingginya minat masyarakat dan pelaku industri terhadap inovasi teknologi yang mampu memberikan solusi terhadap masalah rayap yang selama ini menjadi tantangan di sektor properti.
Webinar ini menghadirkan tiga narasumber berpengalaman yang memiliki kompetensi di bidangnya masing-masing, yakni Pranav Rachh selaku Founder dan Technical Director TermiPore, Dr. Khoirul Himmi sebagai Research Professor dari Pusat Riset Zoologi Terapan BRIN, serta Sulkifly Baro yang menjabat sebagai General Manager Pestigo. Ketiganya membagikan perspektif ilmiah sekaligus pengalaman praktis mengenai perkembangan teknologi pengendalian rayap dan pentingnya perlindungan bangunan sejak tahap awal pembangunan.

Dalam pemaparannya, para pembicara menjelaskan berbagai kelemahan yang masih ditemukan pada metode perlindungan rayap konvensional. Mereka kemudian memperkenalkan teknologi TermiPore sebagai solusi modern yang dirancang untuk memberikan perlindungan lebih optimal tanpa menimbulkan dampak negatif terhadap estetika maupun struktur bangunan di masa mendatang.
Salah satu keunggulan yang paling banyak menarik perhatian peserta adalah kemampuan teknologi ini untuk mengurangi kebutuhan pembongkaran atau pengeboran lantai ketika perawatan dilakukan di kemudian hari. Selain itu, metode tersebut dinilai lebih efektif dalam mendistribusikan termitisida dibandingkan sistem pipanisasi konvensional, sehingga perlindungan terhadap bangunan dapat berlangsung lebih maksimal dan efisien dalam jangka panjang.
Tidak hanya berfokus pada aspek perlindungan, teknologi yang diperkenalkan dalam webinar ini juga dinilai mampu memberikan nilai tambah bagi pelaku industri konstruksi dan properti. Bagi arsitek maupun kontraktor, penerapan sistem perlindungan bangunan yang modern dapat menjadi keunggulan kompetitif yang menarik untuk ditawarkan kepada klien, sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap kualitas bangunan yang dihasilkan.
Melalui penyelenggaraan webinar ini, Pestigo bersama BRIN dan TermiPore menegaskan komitmennya untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya perlindungan bangunan berbasis teknologi dan riset ilmiah. Dengan semakin meningkatnya kesadaran akan bahaya serangan rayap serta pentingnya pencegahan sejak dini, diharapkan para pelaku industri dan pemilik properti dapat mengambil langkah yang lebih tepat dalam menjaga keamanan, kualitas, dan umur bangunan mereka di masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....