Perumda Tirta Pakuan Pastikan Air Layak untuk MBG

  • 06 Okt 2025 08:46 WIB
  •  Bogor

KBRN, Bogor: Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan, meninjau dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bogor, Rabu (1/10/2025). Peninjauan dilakukan di dua lokasi, yakni dapur SPPG Ciwaringin dan Teplan.

Rino menjelaskan, kunjungan tersebut bertujuan memastikan pasokan air bersih yang digunakan di dapur SPPG memenuhi standar kualitas kimia, fisika, dan mikrobiologi. Menurutnya, ketersediaan air bersih menjadi faktor penting dalam menjaga keberhasilan program MBG, sekaligus langkah antisipasi terhadap potensi masalah kesehatan seperti yang pernah terjadi di beberapa daerah di Jawa Barat.

"Kami melakukan antisipasi agar kejadian serupa tidak terjadi di Kota Bogor. Sejauh ini kualitas air bagus dan para kepala dapur juga sangat kooperatif," ungkap Rino.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kandungan besi dalam air dapat memengaruhi kualitas makanan. Oleh sebab itu, pihaknya akan memetakan seluruh dapur SPPG di Kota Bogor, baik yang menggunakan pasokan dari Perumda Tirta Pakuan maupun dari sumber lain. "Nanti kita kokntrol jalur airnya dan pastikan kualitasnya. Jika ada kendala, kepala dapur akan segera kami beritahu," tambahnya.

Selain melakukan pengecekan, Perumda Tirta Pakuan juga akan mengundang puluhan dapur SPPG untuk sosialisasi terkait penggunaan air bersih. Edukasi ini, kata Rino, dilakukan agar pengelola dapur mampu melakukan perlakuan yang tepat terhadap air sebelum digunakan.

"Kalau sumber air sudah baik, tapi treatment-nya salah, tetap bisa menimbulkan masalah. Jadi kita ajarkan cara perlakuan yang benar," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dapur SPPG Ciwaringin, Fahmi, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menilai langkah ini sangat membantu dalam menjaga kualitas layanan SPPG, terutama dalam menyediakan makanan bergizi untuk sembilan sekolah di Kecamatan Bogor Tengah.

"Kami sangat terbantu, apalagi sebelumnya ada kasus dapur ditutup karena indikasi racun. Semoga kejadian seperti itu tidak sampai terjadi di Kota Bogor," ujarnya.

Dengan upaya ini, Perumda Tirta Pakuan berkomitmen mendukung penuh keberlangsungan program MBG di Kota Bogor melalui pasokan air bersih yang terjamin kualitasnya.

Rekomendasi Berita