Mengenal Syariah Trading Online System bagi Investor

  • 07 Agt 2024 21:59 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Syariah Trading Online System (SOTS) semakin dikenal di kalangan investor sebagai salah satu cara untuk berinvestasi sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.

Menurut Mia Lastriana, Trainer IDX Banten dalam dialog Mozaik Indonesia di RRI, Rabu (7/8/2024) menerangkan, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan bagi investor yang ingin berinvestasi dalam saham syariah. Pertama, penting untuk menilai perusahaan yang menjadi emiten dari saham tersebut.

"Kalau perusahaan yang terdaftar di bursa harus memenuhi syarat syariah, seperti tidak memproduksi barang-barang yang tidak sesuai dengan prinsip syariah seperti minuman keras atau terlibat dalam perjudian," kata Mia.

Selain itu, emiten tersebut tidak boleh memiliki utang lebih dari 45 persen dari total modalnya dan pendapatan non-halalnya tidak boleh melebihi 10 persen.

Perbedaan utama antara saham konvensional dan syariah terletak pada filter ini. "Saham syariah telah melalui filter tambahan, yang memberikan ketenangan hati bagi investor Muslim," katanya.

Kemudian, saham yang memenuhi syarat syariah ini ditinjau setiap enam bulan sekali untuk memastikan tetap memenuhi kriteria.

Bagi pemula yang ingin memulai investasi saham syariah, Mia merekomendasikan untuk menggunakan aplikasi IDX Mobile dan mengecek Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI). Aplikasi ini menyediakan informasi terkini tentang saham-saham yang memenuhi syarat syariah.

SOTS, yang tersedia di 16 perusahaan sekuritas di Indonesia, memudahkan investor dalam memilih saham yang sesuai dengan prinsip syariah. Sistem ini akan secara otomatis memfilter saham yang tidak sesuai syariah sehingga tidak dapat dibeli oleh investor yang menggunakan fitur ini.

Mia optimis dengan prospek pasar saham syariah di Indonesia, terutama karena mayoritas penduduknya beragama Islam.

"Pasar saham syariah memiliki potensi besar untuk berkembang lebih lanjut," ujarnya. Meski saat ini pasar saham konvensional masih mendominasi, perkembangan saham syariah menunjukkan tren positif.

Dalam investasi, diversifikasi portofolio tetap penting untuk mengelola risiko. Investor disarankan untuk membedakan alokasi dana mereka ke berbagai jenis saham dan instrumen investasi lainnya agar tidak terlalu bergantung pada satu sumber saja.

Dengan adanya SOTS, berinvestasi dalam saham syariah menjadi lebih mudah dan terjamin sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. "Hal ini diharapkan dapat menarik lebih banyak investor untuk memasuki pasar saham syariah", kata Mia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....