IHSG Anjlok hingga 248 Poin ke Level 7.059

  • 05 Agt 2024 20:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang hari ini bergerak di zona merah. Di akhir perdagangan, IHSG bahkan anjlok hingga 3,4 persen atau 248 poin, sehingga IHSG turun tajam ke level 7.059.

Hari ini hanya 62 saham yang nilainya naik, sedangkan 592 saham nilainya turun dan 134 saham nilainya stagnan. Volume saham yang diperdagangkan sebanyak 24,94 miliar lembar saham.

Total nilai perdagangan sebesar Rp14,25 triliun, sementara nilai kapitalisasi pasar juga turun menjadi Rp11.998 triliun. Tiga sektor yang menjadi penekan paling kuat IHSG adalah sektor bahan baku, energi dan sektor finansial.

Tim Analis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam analisisnya menyebutkan, sentimen eksternal yang menekan pergerakan IHSG hari ini. Bursa Asia pun mengalami koreksi tajam akibat tekanan aksi jual saham.

“Pemicunya adalah sikap pelaku pasar pascarilis data ekonomi Amerika Serikat. Yakni data tenaga kerja non-pertanian (non-farm payarolls) dan data jumlah pengangguran,” kata Tim Analis Pilarmas.

Data tenaga kerja non-pertanian di AS hanya meningkat 114.000 pekerja, jauh di bawah perkiraan sebesar 175.000 pekerja. Selain itu, tingkat pengangguran naik menjadi 4,3 persen, di atas ekspektasi yang hanya sebesar 4,1 persen.

“Data tersebut mendorong kekhawatiran pasar akan pelemahan pertumbuhan ekonomi AS, bahkan mungkin resesi. Sehingga pelaku pasar cenderung berhati-hati melihat prospek ekonomi negara Paman Sam tersebut,” ujar Tim Pilarmas.

Sementera dari dalam negeri, meskipun ekonomi dalam negeri masih bertumbuh namun pertumbuhannya mengalami perlambatan. Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik, pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2024 secara tahunan sebesar 5,05 persen.

“Pertumbuhan itu lebih rendah dari kuartal sebelumnya yang sebesar5,11 persen. Tapi pertumbuhan masih cukup positif, di saat kondisi ketidakpastian global masih membayangi,” kata Tim Pilarmas menutup analisisnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....