Akhir Pekan, IHSG Turun Tajam ke Level 6.735

  • 14 Jun 2024 19:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang diprediksi 'bullish" (naik) hari ini, malah turun tajam. Berdasarkan data RTI Business, IHSG ditutup turun 1,42 persen atau 97 poin ke level 6.735 di akhir pekan.

Sepanjang hari ini, IHSG bergerak di zona merah dengan level tertinggi 6.840 dan level terendah 6.713. Penuruan IHSG disebabkan mayoritas saham, sebanyak 451 saham nilainya turun, 180 saham stagnan, hanya 140 saham yang naik.

Tiga sektor yang menjadi penekan IHSG hari ini. Yakni sektor Finansial, bahan baku dan sektor energi.

Tim Analis Phillip Sekuritas Indonesia menyebutkan lima saham yang paling banyak dijual investor asing hari ini. Yaitu saham BBRI, BMRI, TLKM, BBCA dan BBNI.

Volume saham yang diperdagangkan hari ini sebanyak 21 miliar lembar, dengan frekuensi perdagangan 888 ribu kali transaksi. Total nilai perdagangan sebesar Rp10 triliun dan nilai kapitalisasi pasar sebesar Rp11.517 triliun.

Menurut Tim Analis Phillip Sekuritas, indeks saham di bursa kawasan Asia juga ditutup cenderung melemah. Sesuai ekspektasi pasar, Bank of Japan (BOJ) mempertahankan suku bunga di kisaran 0 persen hingga 0,1 persen.

Namun, BOJ mengejutkan pasar dengan tidak melakukan perubahan pada program pembelian surat utang pemerintah (JGB) dalam waktu dekat. Sebaliknya, BOJ mengatakan akan bertemu dengan para pelaku pasar dan mengungkap rencana kapan mulai memangkas pembelian JGB.

Pertemuan dengan pelaku pasar itu rencananya akan digelar di akhir Juli mendatang. Ini mengindikasikan kebijakan moneter Jepang relatif longgar dalam waktu dekat, ini pertanda baik untuk pasar saham Jepang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....