Menparekraf: Indonesia Sukses Capai Target Jutaan Kunjungan Wisman

  • 18 Okt 2022 06:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia telah capai target pada awal September, yakni sebanyak 1,8 juta. Hal itu dikatakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno saat "Weekly Brief Press" di Jakarta, Senin (17/10/2022).

Ia menyampaikan pemerintah masih memiliki 3 bulan agar bisa mencapai ambang batas tengah. Dan atas dari target kunjungan wisatawan mancanegara 1,8 juta sampai 3,6 juta.

"Capaian target kunjungan wisman pada Agustus mencapai 276 persen. Sedangkan capaian target kunjungan wisman pada Januari-Agustus mencapai 148 persen," kata dia.

"Saat ini berarti capaian target kunjungan wisman tahun 2022 sudah mencapai 96,1 persen terhadap target batas bawah (1,8 juta). Namun baru mencapai 48,1 persen terhadap target batas atas (3,6 juta)," ujar dia.

Sandiaga menjelaskan jumlah kunjungan wisman ke Indonesia melalui pintu masuk utama pada Agustus 2022 mencapai 510,25 ribu kunjungan. Tentu ini naik signifikan 28.727,46 persen dibandingkan dengan kondisi Agustus 2021.

"Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Jumlah kunjungan wisman pada Agustus 2022 juga mengalami peningkatan sebesar 6,98 persen," kata dia.

"Dari Januari hingga Agustus 2022, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia melalui pintu masuk utama mencapai 1,73 juta kunjungan. Naik 2.028,65 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2021," ujarnya lebih lanjut.

Menurutnya, urutan wisman terbanyak kebangsaan pada periode Januari-Agustus adalah Australia, Singapura, Malaysia. Juga India, dan Amerika Serikat.

Lebih lanjut, Menparekraf menjelaskan saat ini pemerintah Indonesia tengah fokus meningkatkan kualitas turis. Dengan tujuan meningkatkan lama tinggal, pendapatan, dan pengalaman wisatawan selama berkunjung ke Indonesia.

Selain itu, pemerintah terus menggencarkan promosi dan menjaring wisatawan berkualitas dari berbagai negara di dunia. Guna meningkatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat Indonesia melalui sektor pariwisata.

"Beberapa negara yang menjadi target program promosi, yakni Inggris, Prancis, Rusia, Belanda, Jerman, Uni Emirat Arab. Ada pula Saudi Arabia, Singapura, Malaysia, China, Jepang, Korea Selatan, India, dan Australia," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....