Strategi Pengelolaan Bisnis Di Usia Muda
- 05 Apr 2024 16:42 WIB
- Sintang
KBRN, Sintang: A.M. Rama Kurniawan owner Porta Coffee And Burger Bar, dan Wendy Noviano owner T.okomono Coffee & Workspace, menyampaikan harapan dan pandangan mereka terhadap bisnis UMKM lokal di Sintang serta tantangan yang dihadapi. Keduanya berbagi wawasan mereka saat menjadi narasumber dalam Acara Nongkrong Bareng Sidak (NBS) yang diselenggarakan pada Rabu (3/4/2024).
Dalam dialog yang mengangkat tema Pengelolaan Bisnis Di Usia Muda, Rama, yang telah lama bergerak dalam bidang Food And Beverages, menegaskan bahwa tantangan merupakan bagian tak terpisahkan dari perjalanan setiap pekerjaan, termasuk bisnis yang dijalankannya. "Jatuh bangun adalah hal yang mungkin dianggap remeh oleh orang-orang yang tidak terjun langsung dalam dunia usaha. Mereka berpikir bahwa pekerjaan ini enak, santai, tanpa perlu masuk kantor. Namun sebenarnya, pekerjaan seperti ini justru membutuhkan ketekunan pikiran dan fisik yang lebih besar, termasuk manajemen SDM. Pas jatuh pasti akan ada karena kita tidak akan selalu berada di puncak. Ada saja momen ketika kita merasa jatuh, misalnya pendapatan menurun atau inventaris rusak," ungkapnya.
Rama menambahkan bahwa kunci untuk mengatasi tantangan adalah dengan tetap berdiri dan terus maju. "Ketika bisnis kita mengalami kesulitan, yang terbaik adalah tetap berusaha dan tidak menyerah. Kita harus tetap bergerak maju dan mencari solusi untuk mengatasi setiap masalah yang muncul," Jelasnya.
Sementara itu, Wendy berbagi cerita bahwa tantangan terbesarnya terletak pada mentalnya sendiri. "Kita sebagai pengusaha tidak hanya memikirkan kebutuhan diri sendiri, tetapi juga kebutuhan karyawan, kehidupan mereka, dan lain-lain. Itu merupakan tantangan bagi pengusaha. Kadang-kadang saya merasa khawatir saat omset menurun. Bagaimana caranya agar karyawan tetap mendapat gaji, bagaimana memberikan penjelasan kepada mereka tentang penurunan bonus," katanya.
Wendy juga menyoroti pendekatan yang berbeda-beda dari setiap pemilik bisnis. Dia sendiri menerapkan pendekatan bicara secara langsung dan transparan dengan karyawan, bahkan tidak ragu untuk meminta maaf ketika diperlukan. Hal ini membuat karyawan dapat memahami situasi perusahaan, termasuk penurunan omset.
Tak hanya itu, Wendy juga membagikan strategi yang diterapkannya dalam mengelola bisnisnya. Produk yang ditawarkan di pasarkan melalui mulut ke mulut, media sosial, serta desain interior yang menarik. Sebagai pemilik, ia turun tangan langsung dalam melayani pelanggan, sehingga menciptakan hubungan yang kuat dengan mereka.
Dengan berbagai pandangan dan strategi yang mereka bagikan, Rama dan Wendy memberikan inspirasi bagi para pengusaha muda untuk terus berjuang menghadapi tantangan dan meraih kesuksesan dalam menjalankan bisnis di usia muda.
Mereka berharap agar UMKM lokal di Sintang terus berkembang dan dapat diterima masyarakat serta dapat mengatasi setiap tantangan yang ada dalam menjalankan bisnis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....