Presiden Diejek Karena Pemerintah Berencana Kuasai Saham Freeport
- 29 Mar 2024 13:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Presiden Joko Widodo menyebut, rencana agar Indonesia dapat menambah kepemilikan saham PT Freeport Indonesia tidak dapat sambutan positif. Rencana agar Indonesia menjadi pemilik 61 persen saham justru diejek.
"Kadang-kadang ini kok di dalam negeri kita ambil seperti ini ngga ada yang dukung, diem-diem saja, malah sebagian mem-bully. Tapi saya sudah biasa dihina, difitnah, dicacimaki, diejek, saya terus saja, kalau saya yakini bener, saya akan terus," ujar Presiden Joko Widodo, dalam acara Kongres HikmahBudhi, Kamis (28/3/2024).
Menurut Presiden, saat ini Freeport Indonesia sudah bukan lagi perusahaan milik Amerika Serikat. "Sudah milik Indonesia, milik negara kita," ucap Presiden.
Posisi mayoritas kepemilikan RI di Freeport Indonesia membuat pendapatan negara bertambah. Sehingga dengan rencana penambahan saham di Freeport Indonesia menjadi 61 persen akan semakin menguntungkan negara.
Presiden juga menegaskan, bahwa dirinya tetap konsisten dengan hilirisasi, termasuk pengembangan digitalisasi hingga ekonomi hijau. Sebagai arah pembangunan Indonesia untuk menjadi negara maju.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....