Moro, Mal Terkenal di Purwokerto Dinyatakan Tutup Permanen

  • 21 Nov 2023 07:03 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Banyumas: Moro, Mal pertama di Purwokerto tutup secara permanen sejak 16 November 2023. Moro dinyatakan pailit oleh kreditur konkuren 152, kreditur separatis satu dengan total Rp131 miliar, sebanyak Rp12 miliar untuk pesangon karyawan.

Tim kurator PT Bamas Satria Perkasa (pengelola mal) Aan Rohaeni mengatakan, putusan pailit berdasarkan PN Semarang Nomor 25/Pdt.Sus- PKPU/2023/PN.Niaga. Smg tertanggal 16 November 2023. Hal ini terjadi karena Moro tidak bisa membayar hutang kepada kreditur, selain itu tidak membayar kepada supplier barang- barang yang selama ini memasok kepada Moro.

Pailit terjadi imbas pandemi Covid-19, sehingga pembeli berkurang drastis. Puncaknya pada Lebaran tahun ini, yang biasa menjadi waktu untuk mendulang keuntungan namun pembeli berkurang drastis.

Kemudian pada bulan Juli 2023, sejumlah kreditur melakukan pengajuan pailit. Pemegang saham pada awalnya masih bertahan, hingga Oktober 2023.

“Setelah 17 Oktober RUPS memutuskan usahanya tidak akan dilanjutkan. Lalu proposal perdamaian ditolak oleh mayoritas kreditur, maka sejak 16 November 2023 Moro dinyatakan pailit,” kata Aan.

Aan meyakini jika nilai aset dan lainnya terutama tanah Moro sangat cukup untuk membayar hutang dan biaya PHK karyawan. Hal ini berdasarkan dari kurasi tahun 2018, meski tidak menjadi acuan namun ini menjadi gambaran nilai Moro pada saat ini mencapai Rp 300 miliar.

Sehingga hutang dan tanggungan PHK, dapat diselesaikan dengan baik. Aan menjelaskan pihaknya saat ini sedang mengkurasi sejumlah barang-barang dagangan yang harus segera dijual karena mudah rusak, lelang paling lambat Desember 2023.

Mal Moro hadir melayani masyarakat Purwokerto sejak 1997. Namanya cukup terkenal sebagai mal dengan sejumlah barang dagangan mulai dari makanan, minuman, hingga pakaian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....