Volume Penumpang KAI Tumbuh Lebih dari Tujuh Persen

  • 04 Sep 2026 23:24 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PT Kereta Api Indonesia mencatatkan pertumbuhan volume penumpang secara menyeluruh sebesar lebih dari tujuh persen.
  • KAI mencatat kinerja ketepatan waktu perjalanan armada kereta api konsisten berada di atas 90 persen.
  • Perseroan menyesuaikan formulasi tarif tiket kereta komersial berdasarkan batas regulasi dan kemampuan membayar pengguna.

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat kenaikan volume penumpang lebih dari tujuh persen secara konsisten. Pemulihan aktivitas bepergian masyarakat serta mutu pelayanan yang terus diperbaiki mendorong lonjakan trafik angkutan tersebut.

Manajemen memaparkan capaian kinerja operasional dan kepuasan pelanggan di Stasiun BNI City Jakarta pada Jumat, 4 September 2026. Evaluasi berkala membuktikan bahwa apresiasi publik terhadap keandalan jadwal perjalanan kereta api berada pada kategori memuaskan.

Vice President (VP) Corporate Communication KAI Anne Purba memberikan keterangan resmi mengenai pertumbuhan angkutan tersebut. Minat masyarakat menggunakan moda transportasi rel jarak jauh terus meningkat secara tajam sepanjang tahun ini.

"Ini kinerja kita dari Januari sampai Agustus. Kalau dilihat dari pertumbuhannya, secara keseluruhan KAI Group itu dalam hitungan Januari sampai Agustus tahun ini dibandingkan dengan tahun sebelumnya, 2023, kita mengalami kenaikan lebih dari 7 persen," kata Anne.

Anne menjelaskan perkembangan signifikan pada layanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) dan juga kereta lokal. Layanan armada tersebut saat ini menjadi tulang punggung utama mobilitas antarkota bagi seluruh masyarakat di pulau Jawa.

"Kita melihat juga bahwa saat ini pertumbuhan setiap jenis keretanya ini menunjukkan angka yang luar biasa. Ya, kereta jarak jauh dan kereta lokal yang dikelola oleh KAI pertumbuhannya itu hampir 9 persen. Kemudian untuk komuter, ini komuter baik itu yang ada di Jabodetabek ataupun yang ada di Jawa, kemudian ada kereta bandara ya, itu adalah sekitar 6 persen, tapi pengalinya kalau KAI Commuter ini jutaan per harinya gitu ya," ujar Anne.

Ia menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga ketepatan waktu perjalanan armada kereta api secara berkala. Segmen kereta wisata komersial mencatatkan lonjakan persentase pertumbuhan tertinggi berkat antusiasme tren liburan masyarakat perkotaan.

"Setelah kita melakukan evaluasi, untuk on-time performance kita masih bisa mempertahankan di atas 90 persen. Tetapi memang lebih kecil kedatangannya gitu ya, itu sekitar 95 persen," kata Anne.

Dia mengungkapkan hasil pengukuran tingkat kepuasan pelanggan secara ilmiah demi memetakan efektivitas operasional perseroan. Masukan masyarakat terhadap aplikasi digital pemesanan tiket kereta api selalu dijadikan pertimbangan evaluasi layanan.

"Ini kami sudah pernah publikasi, Teman-teman, untuk customer satisfaction index kami itu mencapai 4,53 untuk skala 1 sampai 5. Tetapi kita perlu melihat juga bahwa saat ini kritik dan saran terhadap ticketing kita, Access by KAI, tarif, dan yang lain, ini terus kami terima kritik dan saran sehingga ini akan mempengaruhi strategi-strategi kami di dalam peningkatan pelayanan di KAI Group," ujar Anne.

Perwakilan Komunitas Pengguna Kereta Api Caca menyampaikan pandangan mengenai tarif moda transportasi rel komersial. Angkutan berskema Public Service Obligation (PSO) menyerap ratusan juta pergerakan masyarakat pekerja setiap harinya.

"Moda transportasi itu menjadi pilihan utama biasanya untuk bepergian dari masyarakat karena mungkin jaringannya yang luas, tingkat keselamatan yang tinggi serta mungkin waktu yang efisien, cepat untuk sampai kepada tujuan. Namun, muncul keluhan soal tarif," ucap Caca.

Anne merespons aspirasi tersebut dengan mengacu pada standar regulasi batas tarif yang berlaku resmi. Penetapan tarif perjalanan komersial dihitung secara cermat melalui kajian kemampuan serta kemauan membayar masyarakat.

"Tarif kita harus menyesuaikan dengan batas atas, batas bawah, willingness to pay, ability to pay, dan juga sesuai dengan layanannya. Eksekutif pun banyak pentarifannya dan sekarang kita kan sudah menuju tarif yang dinamis," kata Anne.

Manajemen meluncurkan varian kursi kereta ekonomi baru guna menyeimbangkan kenyamanan ruang dan keterjangkauan biaya. Perseroan menegaskan komitmen untuk selalu menyelaraskan pertumbuhan bisnis dengan peningkatan kepuasan para pelanggan setia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....