Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Pertamax Turbo hingga Avtur Domestik

  • 03 Jul 2026 13:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pertamina Patra Niaga menurunkan harga Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex, dan avtur domestik sejak 1 Juli 2026
  • Penurunan harga tertinggi terjadi pada Pertamina Dex, yakni Rp3.650 per liter atau sekitar 15 persen
  • Harga Pertamax dan Pertamax Green belum berubah, tetapi tetap dievaluasi berdasarkan faktor pembentuk harga BBM non-subsidi

RRI.CO.ID , Jakarta - Pertamina Patra Niaga menurunkan harga empat produk BBM non-subsidi dan avtur domestik sejak 1 Juli 2026. Penyesuaian mencakup Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex, serta bahan bakar penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andora mengatakan penurunan dilakukan untuk menghadirkan energi berkualitas dengan harga kompetitif. Kebijakan tersebut merupakan mekanisme berkala yang mengacu pada sejumlah faktor pembentuk harga BBM non-subsidi.

“Mengacu kepada beberapa faktor pembentuk harga seperti yang sudah kita ketahui, dinamika harga minyak mentah dunia, kemudian perubahan. Atau fluktuasi harga produk BBM dan minyak olahan di pasar internasional, regulasi dan mekanisme,” katanya kepada RRI PRO3 di Jakarta, Jumat, 3 Juli 2026.

Pertamax Turbo turun dari Rp20.750 menjadi Rp19.300 per liter, atau berkurang Rp1.450 sekitar tujuh persen. Dexlite juga turun Rp3.300 dari Rp23.000 menjadi Rp19.700 per liter, setara penurunan sekitar 14 persen.

Harga Pertamina Dex diturunkan dari Rp24.800 menjadi Rp21.150 per liter, atau berkurang Rp3.650 sekitar 15 persen. Sementara avtur penerbangan domestik Soekarno-Hatta turun dari Rp22.190 menjadi Rp19.190 per liter sebelum pajak.

Kitty menjelaskan penetapan harga mempertimbangkan dinamika minyak mentah dunia dan fluktuasi produk olahan di pasar internasional. Pertamina juga mengacu pada Kepmen ESDM Nomor 245 Tahun 2022 serta mempertimbangkan aspek fiskal masyarakat.

Harga Pertamax dan Pertamax Green belum berubah sesuai pemberitahuan sebelumnya dari Pertamina Patra Niaga. Namun, perusahaan akan terus mengevaluasi harga berdasarkan faktor pembentuk dan kondisi perekonomian masyarakat.

“Iya, harganya belum berubah sesuai dengan apa yang sudah kita sampaikan pada pemberitahuan sebelumnya. Namun, ini tentu akan tetap kita lakukan evaluasi berdasarkan tadi, faktor-faktor pembentuk harga yang saya sampaikan sebelumnya,” ujar Kitty.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....