KAI Services Resmikan Mess Transit Frontliner di Surabaya
- 13 Jun 2026 02:28 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- KAI Services meresmikan Mess Responsibility sebagai fasilitas transit nyaman bagi petugas garda terdepan di Stasiun Surabaya Kota.
- Direktur Utama KAI Services Krisna Arianto dan Kepala Daop 8 Surabaya Daniel Johanes Hutabarat menghadiri peresmian tersebut.
- Penyediaan fasilitas transit ini meningkatkan kenyamanan kerja serta produktivitas para petugas garda terdepan kereta api.
RRI.CO.ID, Surabaya - KAI Services meresmikan fasilitas hunian transit pekerja bernama Mess Responsibility di Stasiun Surabaya Kota Jawa Timur. Pembangunan infrastruktur tersebut bertujuan meningkatkan kenyamanan kerja serta kesejahteraan para petugas garda terdepan pelayanan.
KAI Services melaksanakan agenda peresmian gedung peristirahatan khusus itu pada hari Jumat, 12 Juni 2026. Fasilitas baru ini akan menampung seluruh petugas operasional yang singgah di wilayah Jawa Timur.
Direktur Utama KAI Services Krisna Arianto menghadiri upacara peresmian gedung hunian transit tersebut secara langsung. Ia didampingi oleh Direktur Keuangan dan Administrasi KAI Services Deny Eko Andrianto saat acara.
Kepala Daerah Operasi (Daop) 8 PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daniel Johanes Hutabarat turut hadir. Para pejabat teras tersebut memberikan dukungan penuh terhadap penyediaan fasilitas akomodasi bagi pekerja lapangan.
Mess Responsibility menyediakan tempat istirahat bagi petugas Prama dan Prami sepanjang rute perjalanan operasional. Fasilitas tersebut juga menampung pekerja On Train Cleaning (OTC) serta Pengamanan Pengawal Kereta (PAM Walka).
Direktur Utama KAI Services Krisna Arianto menjelaskan arti penting keberadaan hunian nyaman bagi para pekerja. Petugas garda terdepan tersebut memikul tanggung jawab besar dalam melayani setiap kebutuhan seluruh penumpang.
"Frontliner memiliki peran yang sangat penting dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang nyaman bagi pelanggan. Oleh karena itu, perusahaan berupaya menghadirkan fasilitas yang layak dan nyaman sebagai bentuk dukungan terhadap mereka. Kami berharap keberadaan Mess Responsibility dapat meningkatkan kenyamanan para petugas, sehingga berdampak positif pada semangat kerja, produktivitas, dan kualitas pelayanan kepada pelanggan kereta api," ujar Krisna.
Fasilitas peristirahatan ini dirancang secara khusus untuk mendukung penciptaan lingkungan kerja sehat sekaligus kondusif. Langkah strategis tersebut bertujuan memperkuat kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama pelayanan kereta.
Kepala Daerah Operasi 8 Surabaya Daniel Johanes Hutabarat memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah nyata tersebut. Fasilitas akomodasi baru ini diharapkan mampu memotivasi seluruh pekerja operasional dalam bertugas setiap hari.
"Kenyamanan dan kesejahteraan pekerja menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas layanan transportasi perkeretaapian yang andal dan berorientasi pada pelanggan," ujar Daniel.
Krisna menegaskan keyakinan bahwa layanan prima selalu berawal dari kesejahteraan serta perhatian memadai bagi karyawan. Pihak manajemen meyakini para petugas garda terdepan mampu memberikan performa terbaik dalam melayani seluruh penumpang.
"Kami percaya bahwa pelayanan yang unggul berawal dari sumber daya manusia yang mendapatkan dukungan dan perhatian yang baik. Melalui Mess Responsibility, kami ingin memastikan para frontliner memiliki tempat yang nyaman untuk beristirahat dan memulihkan energi, sehingga mereka dapat kembali bertugas dengan performa terbaik dalam melayani pelanggan," ujar Krisna.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....