Lemigas dan Pertagas Sepakati Pemanfaatan Pipa Gas Cisem II
- 12 Jun 2026 02:31 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- BBPMGB Lemigas dan Pertagas menjalin kerja sama strategis pemanfaatan pipa transmisi Cisem II.
- Pipa gas sepanjang 242 kilometer ini berfungsi memperkuat sistem pasokan energi nasional.
- Pertagas mengelola operasional Cisem II setelah memenangkan proses pemilihan resmi Lemigas.
RRI.CO.ID, Jakarta - Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (BBPMGB) Lemigas menyepakati kerja sama pemanfaatan pipa transmisi Cisem II. Kemitraan strategis ini dilakukan bersama PT Pertamina Gas (Pertagas) untuk memperkuat integrasi transmisi energi nasional.
Kedua pihak menandatangani perjanjian tersebut di Gedung Forum Lemigas, Jakarta, pada Kamis, 11 Juni 2026. Penandatanganan dokumen dilakukan oleh Direktur Utama Pertagas Indra P. Sembiring dan Kepala BBPMGB Lemigas M. Halim Sariwardana.
Kepala BBPMGB Lemigas M. Halim Sariwardana menyatakan kolaborasi ini merupakan langkah pemerintah mengoptimalkan infrastruktur energi. Pipa gas Cisem II sepanjang 242 kilometer dibangun Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggunakan APBN.
“Cisem II merupakan infrastruktur strategis yang dibangun untuk memperkuat konektivitas jaringan gas bumi nasional. Melalui kolaborasi dengan Pertagas sebagai operator yang memiliki kompetensi dan pengalaman dalam pengelolaan pipa transmisi gas, kami berharap pemanfaatan aset ini dapat berjalan optimal, memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar, serta mendukung ketersediaan energi bagi sektor industri, kelistrikan, dan masyarakat,” kata Halim.
Direktur Utama Pertagas Indra P. Sembiring menjelaskan sinergi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan pihak pemerintah. Infrastruktur transmisi tersebut menghubungkan wilayah Batang di Jawa Tengah hingga Kandang Haur Timur di Jawa Barat.
“Pemanfaatan Cisem II memiliki nilai strategis dalam memperkuat konektivitas jaringan transmisi gas bumi nasional, meningkatkan keandalan pasokan energi, serta membuka peluang pengembangan pasar gas bumi yang lebih luas di Pulau Jawa. Melalui kerja sama ini, kami siap menjalankan amanah pengelolaan infrastruktur strategis negara dengan mengedepankan aspek keselamatan, keandalan operasi, tata kelola yang baik, serta penciptaan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Indra.
Indra menjelaskan pengalaman perusahaannya sebagai Subholding Gas Pertamina menjadi modal penting mengelola sistem pipa transmisi. Keahlian operasional tersebut mencakup pengelolaan pipa transmisi gas bumi untuk ruas Semarang menuju Batang.
Pipa transmisi gas bumi Cisem II merupakan bagian Proyek Strategis Nasional (PSN) milik pemerintah. Infrastruktur ini berhasil menghubungkan sistem transmisi dari wilayah Pagerungan Madura hingga Cilegon Jawa Barat.
Kementerian ESDM menetapkan perusahaan tersebut sebagai operator pipa transmisi Cisem II sejak April 2026. Penetapan tersebut terlaksana setelah pihak Pertagas memenangkan proses pemilihan mitra kerja melalui BBPMGB Lemigas.
Kedua pihak meyakini kolaborasi pemanfaatan pipa Cisem II mampu meningkatkan keandalan pasokan energi nasional. Langkah sinergis tersebut juga ditujukan untuk mendukung pertumbuhan sektor industri dan kelistrikan secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....