KAI Angkut 21,56 Juta Ton Batu Bara hingga Mei 2026

  • 09 Jun 2026 00:43 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengangkut sebanyak 21.563.901 ton batu bara sepanjang periode Januari hingga Mei 2026.
  • Mayoritas kegiatan operasional pengiriman komoditas batu bara tersebut berlangsung di wilayah Sumatra bagian selatan.
  • KAI terus berkomitmen meningkatkan kualitas keandalan layanan operasional angkutan barang guna mendukung kelancaran logistik nasional.

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengangkut 21.563.901 ton batu bara periode Januari hingga Mei 2026. Khusus pada Mei 2026, volume komoditas tersebut yang berhasil terlayani mencapai angka sebesar 4.932.853 ton.

Badan usaha milik negara tersebut melaporkan data perkembangan angkutan logistik ini pada Senin, 8 Juni 2026. Layanan pengiriman ini menjadi salah satu penopang utama dalam menjaga stabilitas rantai pasokan komoditas nasional.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan peran penting layanan angkutan kereta api tersebut. Mayoritas kegiatan operasional dari angkutan batu bara ini berlangsung di Sumatra bagian selatan.

“Angkutan batu bara menjadi salah satu layanan strategis KAI dalam mendukung distribusi komoditas dalam volume besar. Kami terus menjaga keandalan operasional agar pengiriman dapat berjalan sesuai kebutuhan pelanggan,” ujar Anne.

Jaringan rel kereta tersebut terhubung secara langsung dengan berbagai kawasan industri besar dan wilayah pelabuhan. Konektivitas ini membuat proses distribusi bahan bakar fosil tersebut berjalan jauh lebih teratur serta efisien.

Kapasitas angkut dalam volume besar secara berkelanjutan menjadikan kereta api elemen vital sistem logistik nasional. Satu rangkaian perjalanan mampu membawa muatan berjumlah signifikan guna memperlancar pasokan menuju titik akhir distribusi.

Anne menyatakan peningkatan kebutuhan logistik nasional memerlukan moda transportasi berkapasitas serta berkeandalan sangat tinggi. Perusahaan kereta api pelat merah tersebut terus memperkuat layanan angkutan barang demi mendukung sektor logistik.

Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya memaparkan keunggulan utama dari transportasi rel. Perseroan berkomitmen menjaga kualitas pengiriman melalui penguatan operasional serta peningkatan kapasitas angkut secara konsisten.

“Keunggulan transportasi rel terletak pada kapasitas dan konsistensi layanannya. KAI akan terus mengembangkan layanan angkutan barang agar mampu menjawab kebutuhan distribusi yang terus berkembang,” kata Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya.

Upaya ini ditujukan untuk mendukung kelancaran distribusi berbagai komoditas penting di seluruh Indonesia. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat konektivitas logistik nasional secara berkelanjutan demi kelancaran rantai pasok.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....