KA Lokal Rangkasbitung Merak Layani Dua Juta Pelanggan
- 03 Jun 2026 22:42 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Layanan Kereta Api Lokal Rangkasbitung-Merak melayani hampir 2 juta penumpang sepanjang bulan Januari hingga Mei 2026.
- PT Kereta Api Indonesia menyediakan Kereta Petani dan Pedagang dengan tarif terjangkau sebesar Rp3.000 saja.
- Keberadaan layanan kereta murah ini membantu mendorong pertumbuhan ekonomi harian masyarakat di wilayah Provinsi Banten.
RRI.CO.ID, Serang - Layanan Kereta Api (KA) Lokal Rangkasbitung Merak mengangkut sebanyak 1.978.799 pelanggan sepanjang periode awal tahun. Sementara itu, Kereta Petani dan Pedagang mencatat sebanyak 25.023 perjalanan penumpang pada periode sama.
Kedua layanan kereta murah tersebut menjadi sarana penting bagi mobilitas harian warga Provinsi Banten. Masyarakat hanya perlu membayar tarif tiket perjalanan sebesar Rp3.000 untuk menggunakan transportasi massal tersebut.
"Transportasi publik yang terjangkau memberikan dampak ekonomi yang luas. Masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan biaya yang lebih efisien, memiliki akses yang lebih besar terhadap lapangan pekerjaan, serta menjangkau pusat-pusat ekonomi yang sebelumnya membutuhkan biaya perjalanan lebih tinggi," ujar Vice President Corporate Communication Kereta Api Indonesia (KAI) Anne Purba.
Manajemen perusahaan merilis data pencapaian jumlah penumpang tersebut pada hari Rabu, 3 Juni 2026. Layanan transportasi massal ini menghubungkan berbagai wilayah permukiman penting menuju pusat industri di Banten.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk Kota Serang mencapai sekitar 756 ribu jiwa. Sementara itu, jumlah penduduk untuk wilayah Kota Cilegon tercatat sudah menyentuh angka 465 ribu jiwa.
Jumlah pengguna moda transportasi massal tersebut tercatat sebanyak 3.617.478 orang sepanjang tahun 2023 lalu. Angka penumpang tersebut kembali mengalami peningkatan menjadi sebanyak 4.269.154 pelanggan pada periode tahun 2024.
Pada periode tahun 2025, total pengguna jasa kereta api lokal kembali naik hingga mencapai 4.463.498 orang. Keberadaan layanan transportasi publik murah ini terbukti mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat secara berkelanjutan.
Pihak pengelola juga menyediakan Kereta Petani dan Pedagang yang mulai beroperasi sejak tanggal 1 Desember 2025. Fasilitas transportasi khusus tersebut dihadirkan untuk mempermudah kegiatan distribusi komoditas pertanian lokal menuju pasar.
Kereta khusus tersebut telah mencatatkan sebanyak 20.908 perjalanan pelanggan sepanjang periode Januari hingga Mei 2026. Kehadiran layanan perkeretaapian itu diharapkan mampu menekan biaya operasional para pedagang kecil di daerah.
Sektor transportasi publik yang efisien juga dipercaya mampu memberikan manfaat ekonomi berantai bagi perekonomian. Pernyataan tersebut dikemukakan oleh Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya.
"Ketika seorang pedagang dapat menghemat biaya perjalanan, daya saing usahanya ikut meningkat. Ketika petani lebih mudah menjangkau pasar, akses terhadap pembeli menjadi lebih luas. Ketika masyarakat dapat bepergian dengan biaya yang terjangkau, maka peluang ekonomi yang dapat diakses juga menjadi lebih besar. Di situlah transportasi publik memberikan manfaat yang melampaui fungsi perpindahan orang," kata Wisnu.
Penyediaan infrastruktur transportasi publik yang murah terbukti memperkuat pertumbuhan ekonomi regional di Provinsi Banten. Setiap perjalanan kereta api lokal senantiasa membantu mempermudah kelancaran mobilitas harian seluruh lapisan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....