Long Weekend Akhir Mei, Penumpang Whoosh Naik 15 Persen

  • 30 Mei 2026 17:47 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Penjualan tiket Whoosh mencapai sekitar 12 ribu hingga Sabtu, 30 Mei 2026 pukul 10.00 WIB.
  • KCIC mencatat peningkatan volume penumpang Whoosh pada long weekend Hari Lahir Pancasila. Penjualan tiket mencapai 12 ribu tiket hingga Sabtu 30 Mei 2026 pukul 10.00 WIB
  • Layanan stop kontak ini menjadi nilai tambah bagi kenyamanan perjalanan pengguna Whoosh. Whoosh terus berinovasi memberikan pelayanan terbaik bagi para pelanggan setianya.

RRI.CO.ID, Jakarta - Volume penumpang Kereta Cepat Whoosh meningkat sekitar 15 persen selama long weekend bertepatan Hari Lahir Pancasila. Hingga Sabtu, 30 Mei 2026 pukul 10.00 WIB, penjualan tiket mencapai sekitar 12 ribu.

KCIC memprediksi jumlah penumpang Whoosh akan mencapai sekitar 20 ribu hingga akhir hari. Peningkatan perjalanan selama periode tersebut didominasi penumpang dari Jakarta menuju Bandung berlibur.

Tingginya minat masyarakat menggunakan Whoosh juga terlihat dari tingkat keterisian keberangkatan pagi hari. Sejumlah jadwal keberangkatan dari Stasiun Halim mencatat tingkat okupansi yang cukup tinggi.

General Manager Corporate Secretary Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Eva Chairunisa menyampaikan peningkatan mobilitas masyarakat didukung berbagai fasilitas perjalanan. KCIC menyediakan beragam layanan pendukung bagi penumpang selama berada di stasiun maupun kereta.

“Whoosh menyediakan berbagai fasilitas pendukung kebutuhan perjalanan penumpang salah satunya layanan pengisian daya atau stop kontak di area ruang tunggu stasiun maupun di dalam kereta untuk berbagai perangkat penumpang,” ujar Eva dalam keterangan kepada RRI.co.id , Sabtu 30 Mei 2026.

KCIC memperbolehkan penggunaan stop kontak bagi perangkat elektronik pribadi selama perjalanan berlangsung. Penggunaan fasilitas tersebut tetap harus memperhatikan keselamatan operasional serta kenyamanan penumpang lainnya.

Perangkat elektronik pribadi yang digunakan mencakup telepon pintar, laptop, tablet, dan power bank. KCIC juga memperbolehkan perangkat pribadi lain dengan kebutuhan daya yang masih wajar.

KCIC mengingatkan penumpang agar tidak menggunakan perangkat yang berpotensi mengganggu keamanan bersama. Larangan tersebut mencakup terminal listrik tambahan, perangkat berdaya besar, serta perangkat modifikasi.

Penumpang juga diminta tidak mencabut perangkat secara paksa ketika menggunakan fasilitas pengisian. Selain itu, perangkat elektronik yang sedang diisi daya tidak boleh ditinggalkan.

Manager Corporate Communication KCIC Emir Monti menyampaikan fasilitas pengisian daya disediakan bagi penumpang. Ia mengajak seluruh pengguna layanan memanfaatkan fasilitas tersebut secara bertanggung jawab.

“Fasilitas stop kontak di Stasiun dan Whoosh disediakan untuk mendukung kebutuhan perangkat pribadi penumpang selama perjalanan. Kami mengajak seluruh penumpang untuk menggunakan fasilitas pengisian daya secara bijak dan saling menghormati sesama pengguna.” kata Emir Monti.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....