KAI Commuter Operasikan 1.032 Perjalanan saat Libur Hari Buruh 2026
- 01 Mei 2026 11:22 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- KAI Commuter tetap mengoperasikan 1.032 perjalanan kereta api untuk melayani masyarakat pada hari libur Hari Buruh 2026.
- Perusahaan menyiagakan sebanyak 200 personel keamanan tambahan guna mengantisipasi penumpukan massa di stasiun yang berlokasi di pusat aspirasi.
- Manajemen memberikan saran stasiun alternatif bagi penumpang untuk menghindari titik kepadatan di sekitar area kegiatan utama Hari Buruh.
RRI.CO.ID, Jakarta - PT KAI Commuter tetap melayani 1.032 perjalanan kereta selama hari libur nasional Jumat, 1 Mei 2026. Kebijakan operasional tersebut diambil guna memberikan kenyamanan maksimal bagi para buruh yang memperingati momentum bersejarah hari ini.
Perusahaan kereta api tersebut mengerahkan 200 petugas pengamanan ekstra untuk mengantisipasi potensi penumpukan penumpang pada lokasi pusat keramaian. Pihak manajemen melakukan antisipasi tersebut dengan memetakan titik kepadatan massa demi kelancaran seluruh rangkaian perjalanan kereta rel listrik.
PT KAI Commuter menginformasikan jadwal keberangkatan tersebut melalui keterangan resmi disampaikan pada Kamis, 30 April 2026. Vice President Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menyatakan mobilitas masyarakat pekerja tetap menjadi prioritas utama layanan tersebut.
"Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pengguna, KAI Commuter menambah petugas keamanan di stasiun-stasiun yang berlokasi di sekitar kawasan pusat kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat tersebut," kata Karina Amanda.
Layanan kereta pada jalur Bogor mendapatkan jatah perjalanan terbanyak diikuti rangkaian menuju kawasan Cikarang serta lintasan Rangkasbitung. Persiapan armada yang matang sudah dilakukan jauh hari guna mencegah hambatan teknis bagi pengguna jasa yang menuju Jakarta.
"Untuk perjalanan Commuter Line Bogor sebanyak 373 perjalanan, Commuter Line Cikarang 281 perjalanan, Commuter Line Rangkasbitung sebanyak 192 perjalanan. Tak ketinggalan, Commuter Line Tangerang akan ada 122 perjalanan, selain juga Commuter Line Tanjung Priok sebanyak 64 perjalanan. Di samping juga terdapat layanan Commuter Line Basoetta sebanyak 70 perjalanan," ujar Karina.
Penambahan personel khusus pengamanan dilakukan untuk membantu koordinasi pengaturan massa pada pintu masuk stasiun serta pada area peron. Pengelola juga menyediakan informasi alternatif stasiun tujuan agar masyarakat dapat terhindar dari kepadatan ekstrem di pusat-pusat aksi massa.
"Total KAI Commuter akan menyiagakan sebanyak 200 personel pengamanan yang terdiri dari PKD, dan BKO Marinir. Petugas pengamanan ini ditempatkan di stasiun-stasiun yang berlokasi di kawasan yang menjadi pusat kegiatan Hari Buruh," kata Karina.
Stasiun Manggarai serta Tanah Abang mendapatkan jumlah tambahan tenaga pengamanan yang jauh lebih besar dibandingkan dengan stasiun lainnya. Ribuan penumpang diprediksi akan melakukan transit melalui lokasi stasiun sentral tersebut selama perayaan hari bersejarah kaum pekerja sedunia.
"Ia juga menambahkan, di Stasiun Palmerah akan disiagakan sebanyak 29 personel pengamanan, di Stasiun Sudirman 25 personel, di Stasiun Juanda 36 personel. Juga, di Stasiun Gondangdia sebanyak 29 personel, di Stasiun Manggarai 43 personel dan di Stasiun Tanah Abang sebanyak 41 personel," ucapnya.
Karina mengimbau warga agar memperhatikan rute perjalanan cadangan dengan memanfaatkan halte atau stasiun terdekat yang tidak terlalu padat. Pengalihan arus masuk penumpang diyakini dapat membantu ketertiban publik di sekitar lokasi demonstrasi yang telah disiapkan pemerintah daerah.
"KAI Commuter juga mengimbau untuk menghindari kepadatan yang kemungkinan terjadi di stasiun-stasiun yang berada di sekitar lokasi pusat penyampaian aspirasi. Pengguna Commuter Line bisa naik dan turun di stasiun-stasiun alternatif lainnya, seperti Stasiun BNI City atau Karet yang berlokasi di sebelah Stasiun Sudirman," ujarnya.
Public Relations Manager KAI Leza Arlan turut mengingatkan agar pengguna transportasi umum mematuhi rambu-rambu petunjuk keselamatan selama beraktivitas. Disiplin pada aturan kereta rel listrik sangat diperlukan demi menghindari insiden fatal pada saat stasiun dipenuhi para pekerja.
“Pastikan saldo kartu selalu ada, perhatikan signage di stasiun dan informasi di dalam kereta. Tidak segan bertanya kepada petugas untuk kelancaran perjalanan,” kata Leza.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....