KAI Siapkan Pendampingan bagi Korban di Stasiun Bekasi Timur

  • 30 Apr 2026 22:12 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyediakan layanan jaminan kesehatan dan dukungan pemulihan psikologis bagi para korban.
  • Mekanisme penggantian biaya pengobatan pelanggan akan diproses paling lambat selama 21 hari kerja setelah berkas verifikasi lengkap.
  • Manajemen menyiagakan posko informasi dan saluran komunikasi resmi untuk membantu proses verifikasi perjalanan pelanggan secara cepat.

RRI.CO.ID, Bekasi - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan berbagai layanan pendampingan bagi korban insiden Stasiun Bekasi Timur. KAI juga menjamin proses penggantian biaya pengobatan bagi pelanggan terdampak dalam kurun waktu 21 hari kerja ke depan.

Fasilitas posko informasi kini tersedia untuk mempercepat verifikasi data identitas serta riwayat perjalanan seluruh pelanggan tersebut. Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan keprihatinan atas kejadian yang melanda para pelanggan pada stasiun tersebut.

“Kami menyampaikan duka mendalam dan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh keluarga yang terdampak atas kejadian ini. KAI hadir untuk menyampaikan langsung rasa belasungkawa, mendengarkan kebutuhan keluarga, serta memastikan pendampingan berjalan dengan baik. Dalam situasi yang berat ini, kami ingin keluarga dan pelanggan merasa didampingi,” ujar Bobby dalam keterangannya, Kamis, 30 April 2026.

Bobby menerangkan koordinasi intensif terus berlangsung antara pihak pengelola perkeretaapian nasional dengan tim kesehatan di wilayah Bekasi. Seluruh langkah penanganan kini sedang dijalankan agar layanan kesehatan dan dukungan psikologis tersedia dengan cukup baik serta tepat.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan tata cara pendaftaran fasilitas rujukan rumah sakit bagi para pelanggan. Proses pelacakan riwayat perjalanan pelanggan dilakukan melalui pemeriksaan alat pembayaran berupa Kartu Multi Trip (KMT) maupun kartu elektronik.

“Melalui proses verifikasi, riwayat perjalanan pelanggan dapat ditelusuri sehingga pendampingan menjadi lebih tepat sasaran. Setelah data terverifikasi, petugas akan mengarahkan pelanggan menuju fasilitas kesehatan sesuai rekomendasi Unit Kesehatan KAI serta membantu proses pendaftaran di rumah sakit rujukan,” ujar Anne.

Anne menginstruksikan para pelanggan yang memakai uang pribadi untuk mengumpulkan berkas penagihan medis sebagai dasar pencairan biaya penggantian. Manajemen membutuhkan data kuitansi asli dari rumah sakit serta salinan buku rekening milik pribadi untuk memulai verifikasi asuransi.

“Proses klaim membutuhkan waktu paling lambat 21 hari kerja setelah berkas dinyatakan lengkap. Selanjutnya pelanggan akan dihubungi kembali oleh pihak terkait bersama KAI,” kata Anne.

Pendampingan psikis melalui mekanisme konsultasi dokter kini tersedia bagi keluarga yang ditinggalkan atau korban dengan luka fisik serius. Warga bisa mengajukan permohonan melalui layanan posko informasi atau nomor telepon resmi untuk mendapatkan jadwal asesmen tim medis.

“Kami memahami bahwa pemulihan mencakup kondisi fisik dan psikologis pelanggan serta keluarga. Layanan trauma healing disiapkan agar proses pendampingan berjalan lebih tenang dan terarah,” ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....