Shopee dan Lima Mitra Logistik Bekali Keterampilan Digital Perempuan
- 28 Apr 2026 00:26 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Shopee bekerja sama dengan lima mitra logistik menyelenggarakan pelatihan literasi digital untuk meningkatkan kapasitas pekerja perempuan.
- Pelatihan tersebut berfokus pada pengembangan keterampilan ekonomi mandiri melalui ekosistem perdagangan elektronik serta kemitraan bagi kurir.
- Inisiatif pemberdayaan dalam perayaan Hari Kartini bertujuan untuk memperkuat ketahanan finansial keluarga pekerja di sektor layanan logistik.
RRI.CO.ID, Jakarta - Shopee Indonesia beserta lima mitra logistik menyelenggarakan pelatihan literasi digital untuk puluhan pekerja perempuan di wilayah Jakarta. Upaya pemberdayaan tersebut menyasar para kurir perempuan untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga melalui pemanfaatan ekosistem teknologi.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 22 April 2026, sekaligus memperingati semangat besar dari Hari Kartini. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terdapat 37 juta usaha mikro yang dikelola oleh pihak perempuan.
“Semangat Kartini kami wujudkan melalui langkah nyata dengan membuka akses pelatihan, pendampingan, dan peluang penghasilan bagi perempuan di ekosistem Shopee. Bersama mitra logistik, kami memastikan para peserta tidak hanya memahami dasar digital, tetapi juga mampu langsung memulai dan mengembangkan usaha, menciptakan sumber pendapatan baru, dan berkontribusi pada ketahanan ekonomi keluarga,” kata Director of Business Partnership Shopee Indonesia Daniel Minardi dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 27 April 2026.
Seluruh peserta mendapatkan beragam bekal keterampilan praktis untuk mulai membuka usaha mandiri maupun menjadi pembuat konten kreatif. Pihak penyelenggara turut memberikan pengajaran tentang cara mengoptimalkan peluang pendapatan baru dalam ekosistem perdagangan elektronik yang berkembang.
"Kami percaya bahwa pemberdayaan perempuan memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. Melalui pelatihan ini, kurir perempuan kami tidak hanya tangguh di lapangan, tetapi juga memiliki kecakapan digital untuk menciptakan peluang bisnis mandiri yang dapat menambah penghasilan keluarga. Kami berterima kasih kepada Shopee yang telah menginisiasi pelatihan yang membawa semangat peringatan Hari Kartini," ujar Business Development and Partnership Division Head JNE Mayland H. Prasetyo.
Pengetahuan mengenai literasi digital kini telah menjadi modal utama dalam menjaring berbagai kesempatan ekonomi yang ada saat ini. Perwakilan pimpinan dari Anteraja yakni Sebastianus Waryanto mengutarakan apresiasi tinggi atas kolaborasi strategis antarperusahaan di Ibu Kota negara.
"Literasi digital bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan bagi masyarakat untuk terus produktif di era digital. Kami sangat mengapresiasi kolaborasi ini yang telah memberikan akses bagi para kurir perempuan Anteraja untuk memahami ekosistem e-commerce secara mendalam, sehingga mereka bisa membantu memperkuat ekonomi keluarga," ucap VP Growth & Customer Experience Anteraja Sebastianus Waryanto.
Peningkatan aspek kemandirian ekonomi sangat membutuhkan peran aktif teknologi guna mendukung daya saing dari setiap individu perempuan. Senior Vice President Retail Business Pos Indonesia yakni Helly Siti Halimah mengutarakan pentingnya peluang kerja yang lebih adil.
"Sejalan dengan Shopee, kami ingin memastikan bahwa setiap individu dalam komunitas kami memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Kami harap pelatihan keterampilan digital ini bisa turut mendorong peluang ekosistem digital semakin terbuka lebar dan inklusif. Ini bukan sekadar pelatihan, melainkan upaya memberikan kesempatan yang adil bagi mereka untuk meraih kesuksesan di era digital," kata Helly Siti Halimah.
Petinggi perusahaan SiCepat yaitu Imam Sedayu Pusponegoro meyakini kemudahan akses platform teknologi akan membantu kelompok ekonomi produktif. Hal tersebut merupakan bentuk adaptasi nyata guna menjawab tantangan besar terhadap kebutuhan pelayanan logistik pada era modern.
"Platform digital telah memperkecil hambatan bagi perempuan untuk melakukan kegiatan produktif yang menghasilkan manfaat ekonomi. Melalui pelatihan ini, kami harap peserta dapat lebih menguasai teknologi digital secara lebih mendalam sebagai bekal untuk tumbuh lebih kompetitif dan membuktikan bahwa teknologi dapat menjadi motor penggerak kesejahteraan keluarga," ujar Imam Sedayu Pusponegoro.
Harry Akbar selaku Direktur Operasional Bisnis SPX Express menyatakan dukungan terhadap penyediaan lingkungan kerja yang sangat suportif. Tenaga pendamping dari Kampus UMKM Shopee turut memberikan pelatihan intensif bagi seluruh peserta kurir pada wilayah Jakarta.
"Dari pelatihan tadi saya dapat pengetahuan-pengetahuan baru soal peluang-peluang sumber pendapatan dari platform digital, selain berjualan di Shopee bisa jadi Affiliate dan Mitra Shopee juga. Kalau saya sendiri tertarik untuk coba jadi Shopee Affiliate untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Menarik juga bisa buat konten-konten di media sosial di sela waktu kerja," ucap Riska Kurniasari.
Novia Rahmadani, salah satu peserta pelatihan, menyatakan minat untuk mengoptimalkan potensi platform belanja melalui konten. Upaya kolaborasi besar antarperusahaan ini bertujuan mewujudkan kemandirian ekonomi keluarga demi masa depan masyarakat Indonesia yang sejahtera.
"Banyak hal baru yang saya pelajari tadi mulai dari gimana caranya jadi Mitra Shopee sampai Shopee Affiliate. Materinya mudah dipahami apalagi sebelumnya saya sendiri memang sudah mulai coba-coba buat konten untuk affiliate. Lewat pelatihan hari ini, jadi lebih paham apa saja yang bisa saya tingkatkan untuk menjadi kreator affiliate, seperti lebih konsisten untuk membuat konten tiap harinya, membagikan link produk, dan rutin mengevaluasi performa affiliate secara mandiri," ucap Novia Rahmadani.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....