Volume Penumpang Kereta Api Yogyakarta-Solo-Madiun Tumbuh Pesat

  • 24 Apr 2026 23:46 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Jumlah penumpang KRL Commuter Line Yogyakarta-Palur melonjak drastis hingga mencapai angka sebanyak 2.222.716 orang.
  • Perusahaan mencatat pertumbuhan volume penumpang sangat signifikan pada seluruh layanan kereta komuter hingga angkutan bandara.
  • KAI memperkuat sistem konektivitas antardaerah guna memenuhi lonjakan kebutuhan mobilitas harian bagi seluruh lapisan masyarakat.

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Pergerakan masyarakat menggunakan jasa transportasi kereta api wilayah aglomerasi Yogyakarta hingga Madiun tumbuh pesat. Layanan Kereta Rel Listrik (KRL) Yogyakarta-Palur tercatat mengangkut sebanyak 2.222.716 orang selama triwulan pertama 2026.

“Kereta api kini menjadi bagian dari keseharian masyarakat. Perjalanan menjadi lebih pasti, terjangkau, dan mampu menjangkau lebih banyak titik aktivitas, termasuk kawasan wisata dan pusat kuliner di Yogyakarta, Solo, hingga Madiun,” ujar Anne Purba, Vice President Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia (KAI), dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 24 April 2026.

Masyarakat wilayah Kutoarjo sampai Yogyakarta pun terus menggunakan layanan Kereta Api Prambanan Ekspres (KA Prameks) setiap hari. Jalur kereta api ini sangat mempermudah warga untuk menjangkau beragam pusat pendidikan dan area niaga sekitarnya.

Volume pelanggan Prameks mencapai angka 277.045 orang atau meningkat 16,27 persen bila dibandingkan data triwulan tahun sebelumnya. Penumpang hanya cukup membayar biaya perjalanan senilai Rp8.000 untuk menikmati kenyamanan selama menempuh rute.

Kereta Api (KA) Bandara YIA Yogyakarta tercatat melayani total 697.267 penumpang pada periode triwulan pertama 2026. Kenaikan penggunaan angkutan ke bandara tersebut adalah 12,11 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Operasional Kereta Api Bandara Adi Soemarmo sudah melayani 208.583 pelanggan bagi wilayah Solo hingga Madiun. Armada Kereta Api Batara Kresna relasi Solo sampai Wonogiri menghubungkan masyarakat dengan total sekitar 40.763 orang pelanggan.

Anne mengutarakan harapan mengenai pengembangan sistem transportasi publik berbasis rel agar semakin canggih dan bersifat ramah lingkungan. Pihak manajemen perusahaan berfokus mempersiapkan armada dengan kapasitas dan frekuensi perjalanan yang semakin padat di masa mendatang.

“Ketika mobilitas terus meningkat, kebutuhan akan layanan dengan kapasitas yang lebih besar, frekuensi yang lebih tinggi, serta operasional yang semakin efisien menjadi semakin relevan untuk dipersiapkan sejak sekarang,” kata Anne.

Wisnu Pramudya selaku Executive Vice President Sekretaris Perusahaan KAI menegaskan tren transportasi rel pada saat ini sudah lebih modern. Pengembangan layanan kereta api juga dinilai memiliki ruang pertumbuhan besar guna menjangkau lebih banyak kawasan melalui sistem terintegrasi.

“Arah pengembangan transportasi perkotaan akan terus mengikuti kebutuhan masyarakat. Kereta api memiliki ruang untuk tumbuh lebih besar, menghubungkan lebih banyak wilayah, dan melayani lebih banyak perjalanan dalam satu sistem yang terintegrasi,” ujar Wisnu.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....