KAI Perkuat Fasilitas Ramah Perempuan guna Beri Rasa Aman Penumpang
- 21 Apr 2026 01:37 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan layanan ramah terhadap penumpang perempuan melalui berbagai fasilitas pendukung perjalanan secara terpadu.
- Manajemen KAI mencatatkan pertumbuhan total volume pelanggan sebesar 9,97 persen melalui pengoperasian seluruh rangkaian moda transportasi publik.
- KAI menerapkan pengawasan berbasis teknologi canggih guna mencegah potensi tindakan kriminal serta menjamin kenyamanan seluruh pengguna jasa transportasi.
RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menghadirkan layanan ramah terhadap perempuan guna meningkatkan kualitas keamanan perjalanan seluruh pelanggan setianya. Perusahaan penyedia jasa angkutan darat ini juga melaporkan keberhasilan pencapaian kinerjanya pada Senin, 20 April 2026.
KAI menginformasikan pertumbuhan volume total pelanggan sebesar 9,97 persen melalui penyediaan layanan 128.055.072 pengguna moda kereta. Fasilitas utama berupa toilet terpisah dan pemesanan tempat duduk tersedia demi menunjang keamanan setiap penumpang wanita.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba memberikan keterangan terkait peningkatan mutu fasilitas bagi kaum ibu dan disabilitas. Ia menyebutkan penyediaan 120 unit ruang laktasi telah menjadi salah satu bentuk kepedulian nyata perusahaan transportasi tersebut.
“KAI terus menghadirkan layanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, mulai dari fasilitas ramah perempuan, akses ramah anak, hingga sarana ramah disabilitas,” ujar Anne dalam keterangannya di Jakarta.
Volume pelanggan Commuter Line mencatat angka pertumbuhan positif sebesar 8,11 persen dengan cakupan layanan jutaan penumpang harian. Pelayanan angkutan perkotaan ini merupakan tumpuan utama mobilitas pekerja dari daerah penyangga menuju pusat keramaian Jakarta.
“Setiap hari, jutaan masyarakat di berbagai kota mengandalkan Commuter Line untuk berpindah dari rumah ke tempat kerja, sekolah, dan kembali lagi,” ujar Anne.
Pihak manajemen menyampaikan lonjakan trafik pada sektor Kereta Api Jarak Jauh yang telah mencapai besaran angka 18,40 persen. LRT Jabodebek melayani total 7.754.946 jiwa penumpang sedangkan KAI Bandara mencatat pelayanan bagi 1.755.275 pelanggan.
Pelanggan yang memanfaatkan moda LRT Sumatra Selatan berjumlah 1.084.242 orang dengan pola pergerakan penumpang menunjukkan tren peningkatan. Data perusahaan mencatat perjalanan operasional jalur Makassar-Parepare mencapai 75.421 orang selama rentang tiga bulan pertama tahun berjalan.
Kereta Cepat Whoosh juga membukukan pencapaian volume perjalanan yang tinggi dengan mengangkut sekitar 1.408.815 pelanggan hingga akhir Maret. Petugas keamanan secara rutin memperkuat standar pengoperasian teknis lewat pengawasan ketat menggunakan integrasi pusat kendali serta layanan informasi.
Anne mengimbau segenap pelanggan transportasi publik agar selalu proaktif dalam menciptakan suasana lingkungan perjalanan yang nyaman bersama. Inovasi berkelanjutan terus dilakukan melalui penggunaan analitik kamera pemantau untuk menjaga integritas dan ketertiban seluruh pengguna stasiun kereta.
“Kami terus memperkuat sistem dan pengawasan, sekaligus mengajak pelanggan untuk saling menjaga ruang bersama agar perjalanan tetap aman dan nyaman,” kata Anne.
Executive Vice President Sekretaris Perusahaan PT KAI Wisnu Pramudya menyatakan komitmen institusi dalam memberikan rasa tenang selama perjalanan. Institusi ini menaruh perhatian serius atas laporan penanganan 20 gangguan keamanan seksual bagi setiap pelanggan kereta rel listrik.
“Perjalanan yang aman hadir dari sistem yang terjaga dan kepedulian bersama. Kami ingin setiap pelanggan merasa lebih tenang sejak berangkat hingga tiba di tujuan,” ujar Wisnu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....