Ketepatan Waktu Kereta Api Penumpang Capai 99,69 Persen

  • 15 Apr 2026 22:21 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat peningkatan ketepatan waktu keberangkatan angkutan penumpang hingga mencapai 99,69 persen.
  • Perusahaan transportasi tersebut melayani 14.515.350 pelanggan layanan kereta api jarak jauh dan lokal sepanjang Triwulan I 2026.
  • Angkutan barang logistik mendistribusikan lebih dari 12 juta ton batu bara untuk mendukung pasokan listrik nasional.

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat rata-rata tingkat ketepatan waktu keberangkatan angkutan penumpang mencapai 99,69 persen. Capaian tersebut melampaui kinerja operasional perusahaan pada periode yang sama pada tahun 2025.

Angkutan kereta api barang juga menunjukkan performa yang cukup stabil melalui ketepatan waktu berangkat 95,97 persen. Kenaikan kinerja didorong kesiapan prasarana kereta, keandalan sarana, dan disiplin operasional karyawan.

“Ketepatan waktu dan keselamatan berjalan bersama dalam setiap perjalanan. Seluruh proses direncanakan dan dijalankan dengan cermat agar pelanggan dapat bepergian dengan tenang dan barang yang diangkut tiba sesuai kebutuhan,” ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam penjelasan laporan kinerja transportasi, Rabu, 15 April 2026.

Volume penumpang kereta api jarak jauh dan lokal mencapai 14.515.350 orang selama tiga bulan pertama 2026. Pertumbuhan jumlah pelanggan tersebut mengalami peningkatan signifikan 18,40 persen dibanding tahun lalu sebanyak 12.261.632 orang.

Sektor angkutan logistik mencatat pengiriman batu bara sebanyak 12.075.002 ton guna menyuplai pembangkit listrik di Jawa. Pengangkutan barang lainnya seperti peti kemas serta hasil perkebunan juga mencapai angka 2.873.440 ton periode ini.

Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya turut menyoroti manfaat langsung dari jadwal yang konsisten. Wisnu berpendapat ketersediaan jadwal perjalanan yang pasti memberikan dampak positif bagi kegiatan distribusi barang di Indonesia.

“Perjalanan yang tepat waktu membantu aktivitas tetap berjalan sesuai rencana. Masyarakat bisa bergerak dengan lebih pasti, sementara distribusi barang juga tiba sesuai kebutuhan,” kata Wisnu.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....