PT KAI Daop 1 Jakarta Mulai Operasikan Rangkaian Kereta Generasi Baru
- 15 Apr 2026 07:13 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- PT Kereta Api Indonesia Daop 1 Jakarta mulai mengoperasikan rangkaian New Generation pada KA Bangunkarta dan Singasari.
- Layanan ini berlaku mulai 15 April 2026 untuk rute dari Jakarta ke Jawa Tengah dan Jawa Timur.
RRI.CO.ID, Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta mulai mengoperasikan rangkaian “New Generation” pada KA Bangunkarta dan Singasari. Layanan ini berlaku mulai 15 April 2026 untuk rute dari Jakarta ke Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Pengoperasian rangkaian kereta generasi baru ini merupakan bagian dari modernisasi sarana dan layanan di BUMN perkeretapian itu. Ini juga bertujuan untuk merespons tingginya minat masyarakat terhadap kereta api jarak jauh.
Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan pihaknya berupaya menghadirkan layanan yang lebih modern dan nyaman. “Tentunya sesuai kebutuhan pelanggan saat ini, khususnya yang bepergian dari dan menuju Jakarta,” ujarnya, Selasa, 14 Maret 2026.
Menurut Franoto, jumlah penumpang KA Bangunkarta sepanjang Januari hingga Maret 2026 tercatat mencapai 37.492 orang. Sedangkan KA Singasari pada periode yang sama melayani 42.020 penumpang dengan tingkat okupansi tinggi.
Rangkaian kereta “New Generation” (generasi baru) ini menghadirkan berbagai peningkatan fasilitas. Mulai dari desain interior yang modern, kursi ergonomis, hingga sistem informasi berbasis digital.
Peningkatan juga ditingkatkan pada fasilitas pendukung seperti pendingin udara, pencahayaan, dan toilet. Hal ini untuk memberikan kenyamanan lebih pada perjalanan jarak jauh.
“Kami akan terus meningkatkan layanan secara berkelanjutan,” ujarnya. Baik dari sisi sarana maupun pelayanan yang bertujuan untuk memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi pelanggan.
Sementara itu, anak usaha PT Kereta Api Indonesia yakni KAI Services membuka peluang kemitraan bagi pelaku UMKM. Caranya dengan menyediakan produk makanan dan minuman bagi penumpang kereta api.
Direktur Utama KAI Services, Krisna Arianto, mengatakan pihaknya terbuka terhadap inovasi kuliner dari UMKM. Produk tersebut akan dipasarkan melalui layanan Kereta Makan dan Loko Cafe.
“Syarat produk UMKM yang ingin bekerja sama antara lain harus sudah memenuhi sertifikasi-sertifikasi,” ujarnya. Misalnya sertifikasi halal, BPOM, dan lainnya yang berkaitan dengan produk tersebut.
Krisna menambahkan setelah seluruh sertifikasi terpenuhi, pelaku UMKM dapat mengirimkan sampel produk untuk ditinjau. Proses ini dilakukan sebagai bagian dari kurasi kualitas oleh KAI Services.
KAI Services telah bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan untuk memasarkan produk UMKM binaan. Saat ini, enam produk UMKM telah dipasarkan di Kereta Makan dan Loko Cafe.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....