Jalur 6-8 Stasiun Bogor Ditutup Besok Dukung Kapasitas Kereta SF12
- 14 Apr 2026 22:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Manajemen Kereta Api Indonesia Commuter mengalihkan pelayanan penumpang Stasiun Bogor menuju area peron dua sampai peron lima.
- Proyek pengembangan prasarana rel di Stasiun Bogor bertujuan mendukung operasional rangkaian kereta yang berjumlah sebanyak 12 gerbong.
- Pihak pengelola melakukan penyesuaian durasi waktu perjalanan pada 31 jadwal keberangkatan selama proses renovasi jalur kereta berlangsung.
RRI.CO.ID, Bogor - Manajemen Kereta Api Indonesia Commuter melaporkan rencana penutupan jalur pada Selasa, 14 April 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung pekerjaan infrastruktur operasional kereta listrik berkapasitas daya tampung stamformasi 12.
Pembangunan prasarana pada Stasiun Bogor akan dikembangkan guna menampung volume pengguna harian yang kini mencapai angka 100 ribu. Fokus pelayanan operasional kini akan beralih ke peron jalur 2 hingga jalur 5 mulai Rabu, 15 April 2026.
Vice President Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menyampaikan rencana strategis penutupan melalui keterangan resmi miliknya. Renovasi dilakukan karena saat ini layanan kereta listrik secara maksimal hanya mampu menampung stamformasi sepuluh rangkaian saja.
“Selama periode pekerjaan mulai besok 15 April 2026, pengguna Commuter Line Bogor yang naik dan turun hanya akan dilayani di peron jalur 2-3 dan peron jalur 4-5,” kata Karina Amanda.
Fasilitas selasar baru saat ini sedang dibangun untuk mempermudah akses penumpang yang masuk melalui sisi barat area stasiun. Alur keluar masuk bagi para pelanggan juga diatur secara situasional oleh petugas lapangan demi mengantisipasi adanya antrean panjang.
Public Relations Manager KAI Commuter Indonesia (KCI) Leza Arlan memaparkan dampak pekerjaan infrastruktur terhadap perjalanan rutin kereta api. Hal tersebut memengaruhi ketepatan waktu kedatangan kereta api karena adanya pengaturan alur lintas masuk di kawasan Stasiun Bogor.
“Terdapat penyesuaian 31 jadwal keberangkatan dan kedatangan perjalanan Commuter Line Bogor selama 2-3 menit dari jadwal sebelumnya. Sedangkan pemberangkatan lainnya tidak mengalami perubahan,” ujar Leza Arlan.
Masyarakat tetap bisa mengakses gerbang masuk melalui Jembatan Penyeberangan Orang Stasiun Bogor Paledang untuk menuju ke arah peron. Manajemen Commuter Line mengimbau seluruh pelanggan senantiasa menyesuaikan jadwal pergerakan sesuai informasi terbaru pada media sosial perusahaan.
Pihak manajemen senantiasa memberikan prioritas utama pada faktor keamanan seluruh masyarakat selama berlangsungnya proyek pengembangan prasarana tersebut. Detail informasi mengenai perubahan layanan tersedia secara lengkap pada situs resmi perusahaan bagi seluruh masyarakat pengguna transportasi kereta.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....