KAI Services Gandeng UMKM untuk Pasarkan Produk Makanan di Kereta Api

  • 13 Apr 2026 22:37 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • KAI Services membuka peluang kemitraan produk kuliner bagi pelaku UMKM di seluruh wilayah operasional kereta api.
  • Setiap produk harus melengkapi persyaratan teknis mencakup sertifikasi halal serta proses review kualitas oleh tim terkait.
  • Kerja sama teranyar telah meloloskan enam jenis komoditas UMKM untuk dipasarkan pada gerbong kereta dan kafe.

RRI.CO.ID, Jakarta - KAI Services membuka peluang kerja sama strategis bagi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah. Perusahaan tersebut menginformasikan program kemitraan itu melalui siaran pers resmi pada Senin, 13 April 2026.

Peluang kolaborasi ini menyasar penyediaan aneka produk makanan dan minuman bagi para penumpang jasa kereta api. Seluruh barang tersebut akan dipasarkan secara komersial melalui unit bisnis pengelolaan Kereta Makan serta Loko Cafe.

Direktur Utama KAI Services Krisna Arianto memberikan penjelasan detail terkait mekanisme pengajuan kemitraan produk para UMKM tersebut. Krisna menegaskan bahwa perusahaannya sangat terbuka untuk menerima berbagai inovasi kuliner baru dari para pengusaha lokal.

“Syarat Produk UMKM yang dapat masuk dan kerja sama dengan KAI Services diantaranya harus sudah memenuhi sertifikasi-sertifikasi seperti sertifikasi halal, sertifikasi BPPOM dan beberapa sertifikasi lain yang berkaitan dengan produk UMKM tersebut. Setelah semua syarat sertifikasi terpenuhi, kemudian testernya bisa dikirimkan ke KAI Services untuk kita review,” ujar Krisna.

Pihaknya menetapkan standar kualitas tinggi untuk menjamin keamanan serta kepuasan seluruh pelanggan selama menikmati perjalanan mereka. Penambahan jenis dagangan UMKM diharapkan dapat melengkapi keberagaman pilihan menu yang kini tersedia pada KAI Services.

“KAI Services belum lama ini menjalin kerja sama dengan Kementerian Perdagangan untuk memasarkan produk-produk UMKM binaan Kementerian Perdagangan. Produk-produk tersebut kita kurasi dan hasilnya ada 6 produk UMKM yang saat ini dijual di Kereta Makan dan Loko Cafe,” ujar Krisna.

Manager Corporate Communication KAI Services Nyoman Suardhita turut memaparkan rincian teknis terkait sebaran distribusi produk tersebut. Nyoman membagi penempatan stok logistik itu ke dalam gerbong kereta serta gerai kafe pada setiap stasiun.

“Empat produk yang naik di atas kereta diantaranya ada pempek kering, keripik dan 2 produk yang ada di Loko Café diantaranya Tahu Walik dan satu lagi produk minuman,” ucap Nyoman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....