Kopdes Merah Putih Didorong Jadi Senjata Utama Tekan Kemiskinan Ekstrem
- 13 Apr 2026 22:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah memperkuat peran Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih sebagai instrumen utama dalam menekan angka kemiskinan. Khususnya untuk menekan kemiskinan masyarakat di wilayah pedesaan.
Atas hal tersebut Menteri Koperasi Ferry Juliantono bertemu dengan Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Senin 13 April 2026. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menekankan bahwa Kopdes Merah Putih tidak hanya berfungsi sebagai wadah ekonomi.
“Kopdes Merah Putih dipastikan menjadi instrumen penting dalam mencapai target penurunan kemiskinan ekstrem hingga nol persen. Dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan,” ujar Ferry di Jakarta.
Ia menjelaskan, koperasi akan berperan sebagai offtaker yang menyerap berbagai hasil produksi masyarakat, mulai dari sektor pertanian, peternakan, hingga kerajinan. Dengan demikian, masyarakat memiliki kepastian pasar sekaligus meningkatkan nilai ekonomi produk lokal.
Selain itu, Kementerian Koperasi juga menggandeng Kementerian Sosial untuk melibatkan penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai anggota Kopdes. Melalui skema ini, masyarakat tidak hanya menerima bantuan sosial, tetapi juga diberdayakan secara ekonomi dan memperoleh Sisa Hasil Usaha (SHU).
“Langkah ini diharapkan mampu mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat. Terutama bagi kelompok desil 1 dan desil 2, agar segera keluar dari kategori sangat miskin dan miskin,” ucapnya.
Sementara itu, Menko PM Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendorong koperasi menjadi kekuatan ekonomi nasional. Dan nantinya mampu menjawab tantangan kemiskinan dan kemandirian bangsa.
“Kopdes akan menggerakkan ekonomi rakyat dari desa. Kemudian memastikan kapasitas produksi meningkat, dan mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri,” ujarnya.
Ia menambahkan, Kopdes juga akan menjadi pusat pertumbuhan produk lokal berbasis desa. Mulai dari sektor pertanian hingga ekonomi kreatif, guna memperkuat pasar domestik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....