Legislator: Peran InJourney Airport Tak Maksimal Dongkrak Parawisata
- 15 Jan 2026 15:19 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Tangerang - Peran InJourney Airport selaku pengelola 37 bandara di Indonesia dianggap kurang maksimal untuk mendongkrak ekosistem pariwisata. Karena itu, Komisi VII DPR mendorong BUMN tersebut bisa bersinergi melalui pembenahan konektivitas, aksesibilitas, dan aminitas.
Anggota Komisi VII DPR, Lamhot Sinaga, mengatakan peran InJourney dalam tata kelola konektivitas, aksesibilitas dan aminitas belum berjalan maksimal. Dia meminta InJourney mengevaluasi dan memperbaiki setiap layanan agar minat wisatawan mancanegara dan nusantara bisa kembali meningkat.
"Sebagai entitas korporasi InJourney itu memang bagus," ujarnya saat meninjau Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (15/1/2026). "Namun, jika dikorelasikan dengan perannya terhadap sektor pariwisata, tampak sangat belum maksimal."
Lamhot menambahkan perbaikan tata kelola konektivitas, aksesibilitas dan aminitas di seluruh bandara yang dikelola InJourney perlu dilakukan. Menurut dia, jangan sampai terjadi masalah seperti banjir yang bisa berdampak terhadap konektivitas penerbangan.
"Begitu mereka tahu di sini ada banjir, pastinya tidak mau datang lagi,"ujarnya. Inilah yang menurut Lamhot perlu dievaluasi di seluruh bandara yang dikelola InJourney.
Dia mengungkapkan jumlah wisatawan di Indonesia saat ini hanya mencapai 13,9 juta dan menduduki posisi kelima di ASEAN. Karena itu, DPR merekomendasikan agar InJourney bisa melakukan perbaikan-perbaikan di seluruh layanan bandara.
"Berdasarkan fakta yang ditemukan, kami mendorong perusahaan agar membuat program terkait pengembangan kepariwisataan," kata Lamhot. "Misalnya perbaikan seluruh bandara, tidak ada delay, tidak ada masalah bagasi, tidak boleh ada banjir."
Legislator Partai Golkar ini menyatakan akan memonitor segala perkembangan dari pengelola bandara sebagai pengupayaan peningkatan pariwisata nasional. "Pihak InJourney sudah mengatakan semua persoalan akan diperbaiki bersama-sama maskapai, Airnav, dan bandara," katanya.
Direktur Teknik InJourney Airport, Kristianto Eko Wibowo, menegaskan akan meningkatkan layanan terhadap penumpang. "Fokus kami memberikan pelayanan terbaik," ujarnya.
Menurut Kristianto, pihaknya sudah melayani 63 juta penumpang serta fokus untuk revitalisasi dan beautifikasi menuju 96 juta penumpang. "Ini adalah upaya kami untuk memastikan jika nanti wisatawan datang, bandara sudah siap menerima dan memberikan layanan terbaik," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....