PLN Kebut Perbaikan Transmisi Aceh Pascabanjir

  • 12 Des 2025 15:19 WIB
  •  Bengkalis

KBRN, Bengkalis : PT PLN (Persero) terus mempercepat pemulihan infrastruktur ketenagalistrikan yang terdampak banjir di Aceh. Fokus utama pemulihan berada pada perbaikan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Langsa–Pangkalan Brandan yang menjadi jalur vital penopang sistem kelistrikan Aceh.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, turun langsung ke lokasi untuk memimpin percepatan perbaikan. Ia menegaskan seluruh sumber daya PLN telah dimobilisasi maksimal untuk mempercepat pemulihan.

“Tim PLN bekerja tanpa henti meskipun cuaca tidak bersahabat. Mereka harus melewati jalur berlumpur dan membawa material secara manual. Kami sangat mengapresiasi dukungan penuh dari pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat sehingga progres perbaikan berjalan baik,” ujar Darmawan, Jumat (12/12/2025).

Banjir dan pergeseran tanah sebelumnya menyebabkan lima tower SUTT roboh dan tujuh lainnya rusak di jalur Langsa–Pangkalan Brandan. Kerusakan ini membuat Aceh terputus dari sistem besar Sumatra.

Untuk mempercepat recovery, PLN mengerahkan 1.476 personel dari berbagai unit se-Indonesia. Mereka ditugaskan memperbaiki tower transmisi, jaringan distribusi pelanggan, serta dukungan armada dan logistik.

General Manager PLN UIP3BS, Amiruddin, menyebut pekerjaan dilakukan tanpa henti menggunakan sistem shift agar proses perbaikan berjalan lebih cepat.

“Saat ini tim bekerja 24 jam membangun tower darurat dan melakukan modifikasi pada tower yang rusak,” jelas Amiruddin.

Ia menambahkan, PLN juga menjalin kerja sama strategis dengan TNI, khususnya Marinir Batalyon 8 Pangkalan Brandan, untuk pengamanan, mobilisasi personel, dan akses logistik di area yang sulit ditembus. Kolaborasi ini menjadi penopang penting percepatan pemulihan.

“Prioritas kami adalah penormalan secepatnya. Meski medan berat dan cuaca buruk, tim gabungan tetap bekerja untuk memulihkan keandalan sistem kelistrikan Aceh,” ujar Amiruddin.

PLN mengajak seluruh pihak terus mendukung proses pemulihan tersebut demi percepatan kembali normalnya pasokan listrik di Aceh. (Rilis).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....