KAI Terima 14 Lokomotif Baru di Pelabuhan Lampung
- 20 Nov 2025 19:41 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Lampung: PT Kereta Api Indonesia (KAI) menerima 14 lokomotif CC 205 baru di Pelabuhan Panjang, Lampung. Belasan lokomotif buatan Amerika Serikat itu tiba di pelabuhan tersebut pada Selasa (18/11/2025).
Pengiriman tersebut merupakan bagian dari pengadaan 54 unit lokomotif untuk layanan angkutan barang. Penambahan armada baru ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas angkutan komoditas batu bara di Sumatra.
“Angkutan batu bara melalui rel memastikan pasokan energi Jawa dan Bali tetap terjaga, menopang layanan kesehatan, pendidikan, industri, dan pelayanan publik. Penguatan sarana ini menegaskan komitmen KAI untuk menjaga kehidupan masyarakat tetap bergerak dan mendukung kemajuan Indonesia,” ujar Executive Vice President Corporate Secretary KAI Raden Agus Dwinanto Budiadji, Kamis (20/11/2025).
Vice President Public Relations KAI Anne Purba menjelaskan ini menjadi salah satu prioritas strategis KAI di wilayah Sumatra. Menurutnya, satu rangkaian kereta api dengan 61 gerbong dapat menggantikan 120 unit truk kontainer.
"Satu rangkaian KA batu bara dengan 61 gerbong (3.050 ton) setara dengan perpindahan 120 truk kontainer ukuran 40 kaki. Emisi karbon per perjalanan mencapai 10.766 kg CO₂, jauh lebih rendah dibanding 65.645 kg CO₂ yang dihasilkan 120 truk kontainer," kata Anne.
KAI mencatat volume angkutan barang hingga Oktober 2025 telah mencapai sebanyak 57,5 juta ton. Komoditas batu bara menjadi kontributor terbesar dengan porsi 83 persen dari total volume angkutan.
Kelancaran distribusi batu bara tersebut berperan penting dalam menjaga stabilitas pasokan energi untuk pembangkit listrik. Pasokan energi dari Sumatra mengalir untuk melayani kebutuhan pembangkit listrik di wilayah Jawa-Bali.
Langkah ini turut mendukung kebijakan pemerintah terkait penghapusan truk ODOL yang ditargetkan pada 2026. Seluruh lokomotif KAI juga telah menggunakan bahan bakar Biosolar B40 sejak awal tahun 2025.
Dalam rencana jangka panjang, perseroan menargetkan adanya pertumbuhan angkutan barang sebesar 15 persen pada 2029. KAI juga mengembangkan beberapa infrastruktur logistik strategis untuk mendukung pencapaian target jangka panjang tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....