PLN Operasikan Smart Microgrid Hijau di Nusa Penida
- 13 Nov 2025 22:51 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Nusa Penida: PT PLN telah resmi mengoperasikan sistem kelistrikan cerdas Smart Microgrid di kawasan Nusa Penida, Bali. Sistem kelistrikan ini berbasis teknologi digital canggih dan pemanfaatan sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan.
Pengoperasian tersebut diresmikan untuk menjaga keandalan pasokan listrik di tengah tingginya kebutuhan daya. Langkah ini juga menjadi wujud komitmen PLN dalam upaya mendukung transisi energi bersih di pulau tersebut.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan pengoperasian ini merupakan upaya menghadirkan sistem kelistrikan masa depan. Sistem tersebut juga dibangun demi mewujudkan masa depan energi Indonesia yang berkeadilan dan lebih berkelanjutan.
"Kami sedang membangun masa depan energi Indonesia yang berkeadilan, efisien, dan berkelanjutan. Melalui smart microgrid, PLN bergerak dari penyedia listrik konvensional menuju technology-based energy company yang siap menghadapi era transisi energi global," ujar Darmawan, Kamis (13/11/2025).
Direktur Distribusi PLN Arsyadany Ghana Akmalaputri menyampaikan proyek ini adalah langkah transformasi energi yang penting. Transformasi tersebut membawa PLN menuju sistem energi yang lebih cerdas, tangguh, serta berbasis energi hijau.
"PLN sedang membangun sistem distribusi yang berkelanjutan. Sistem yang cerdas dalam mengelola data dan teknologi secara efisien dan responsif, serta siap menghadapi tantangan era transisi energi dan digitalisasi,” ucap Arsyadany.
Arsyadany menambahkan kelistrikan di Nusa Penida, Lembongan, dan Ceningan sebelumnya sepenuhnya bergantung pada pembangkit diesel. Kini sistemnya terintegrasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya Suana 3,5 MWp dan baterai penyimpanan 1,8 MWh.
"Teknologi ini bukan hanya milik kota besar. Justru di pulau kecil seperti Nusa Penida, smart microgrid menjadi simbol keadilan energi bahwa dari pesisir hingga perbatasan, masyarakat berhak menikmati listrik yang bersih dan berkelanjutan,” katanya.
General Manager PLN UID Bali Eric Rossi Priyo Nugroho menjelaskan keberhasilan proyek melibatkan kolaborasi internal PLN. Kolaborasi tersebut terjadi antara PLN UID Bali, PLN Icon Plus, serta pihak PLN Indonesia Power.
Proyek ini turut mendapat dukungan penting dari United States Agency for International Development (USAID) SINAR. Sistem ini diharapkan dapat mengorkestrasi berbagai pembangkit untuk meningkatkan keandalan dan menurunkan biaya pokok penyediaan listrik.
Sistem kelistrikan Nusa Penida hingga Agustus 2025 telah melayani lebih dari dua puluh tiga ribu pelanggan. Keberadaan smart microgrid juga akan membuat sistem kelistrikan di Nusa Penida menjadi semakin efisien.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....