Penutupan Perdagangan Saham Zona Merah, Turun 3,3 Poin
- 10 Nov 2025 21:19 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) terpantau bergerak di zona hijau, pada Senin (10/11/2025). Namun, pergerakan saham turun ke zona merah menjelang penutupan perdagangan.
Alhasil, IHSG berada di level 8.391, turun tipis 0,04 persen atau 3,3 poin. Sebanyak 371 saham harganya naik, 282 saham harganya turun, dan 157 saham stagnan.
“Penurunan disebabkan kondisi IHSG yang sudah ‘overbought’. Di mana harga saham-saham naik dengan cepat dalam waktu singkat,” kata Tim Analis Phintraco Sekuritas, Senin (10/11/2025).
Pihak Phintraco mengungkapkan, sebelumnya sejumlah data ekonomi yang membaik menjadi katalis kenaikan IHSG. “Optimisme akan membaiknya ekonomi domestik, kenaikan likuiditas, menjadi katali positif tersebut, termasuk ekspektasi adanya aksi korporasi beberapa emiten,” ucap Tim Phintraco.
Baca Juga:
Pembukaan Perdagangan, IHSG Kembali Tembus Rekor Tertinggi
Spekulasi Suku Bunga Berlanjut, Rupiah Ditutup Menguat
Kenaikan Indeks Keyakinan Konsumen di bulan Oktober menjadi 121,2 juga memberi sentimen positif pada pasar. IKK bukan Oktober ini menjadi level tertinggi sejak April 2025.
Sementara itu, volume saham yang diperdagangkan hari ini sebanyak 44,79 miliar lembar saham. Sedangkan Frekuensi perdagangan sebanyak 2,69 juta kali transaksi.
Total nilai perdagangan Rp20,91 triliun dan kapitalisasi pasar menjadi Rp15.345,61 triliun. Saham-saham sektor teknologi, bahan baku dan properti menjadi penopang IHSG.
Tim Analis Phillip Sekuritas mencatat terjadi aliran masuk modal asing dalam pasar saham hari ini. Beli bersih saham oleh investor asing tercatat sebesar Rp102,72 miliar.
Saham-saham yang paling dibeli asing adalah BREN, DEWA, INET, BMRI dan WIFI. Sedangkan saham yang paling banyak dijual asing adalah ANTM, CUAN, BBRI, DSSA dan BRPT.
Tim Analis Phillip Sekuritas juga mencatat bursa saham Asia ditutup menguat hari ini. Kenaikan tertinggi terjadi di bursa saham KOSPI Korea Selatan dengan kenaikan 3,02 persen.
“Bursa saham Asia ditutup menguat, seiring meredanya kekhawatiran akan valuasi saham-saham yang berkaitan dengan kecerdasan buatan. Selain itu, investor juga mencerna rilis data inflasi konsumen dan inflasi produsen di Tiongkok yang lebih tinggi dari perkiraan,” kata Tim Phillip Sekuritas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....