Goerih Tahu Crispy Sulap Gorengan Jadi Brand Kekinian

  • 20 Okt 2025 18:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta:Siapa yang bisa menolak gorengan? Dari pelajar hingga pekerja kantoran, semua punya momen dengan camilan ini.

Bayangkan jika gorengan punya kulit crispy seperti ayam goreng restoran luar negeri. Itulah ide dari Theofilus Rafhael Purnama, mahasiswa BINUS Business School jurusan Business Creation.

Dari tugas kuliah sederhana, Theo berhasil menciptakan brand tahu goreng bernama Goerih Tahu Crispy. Produk ini menggabungkan rasa lokal dengan tampilan modern yang menarik perhatian generasi muda.

Semua bermula dari kelas di BINUS Business School jurusan Business Creation. Mahasiswa didorong menciptakan bisnis nyata sebagai bagian pembelajaran kewirausahaan.

Theo berpikir keras mencari ide usaha yang sederhana namun punya potensi besar. Pilihannya jatuh pada gorengan, makanan rakyat yang tak pernah kehilangan penggemar.

Dari banyak pilihan, Theo memilih tahu karena fleksibel dan disukai semua kalangan. Dari situlah lahir “Goerih”, tahu goreng dengan tepung crispy khas yang membedakannya dari gorengan biasa.

“Selain murah dan digemari, tahu mudah dijual dengan harga terjangkau. Tantangannya adalah membuat produk sederhana ini terasa spesial dan punya identitas kuat," kata Theo dalam keterangan tertulis, Senin (20/10/2025).

Kelezatan Goerih terletak pada racikan tepung crispy buatan sendiri. Sensasi kriuk-nya seperti tahu aci atau ayam crispy, lengkap dengan berbagai varian bumbu menarik.

Varian rasa yang populer antara lain “Goerih”, “Bojrot” dengan chili oil, dan “Gojrot” yang terinspirasi tahu gejrot. Inovasi rasa inilah yang membuat pelanggan penasaran dan kembali membeli.

Setelah lulus kuliah, Theo terus mengembangkan bisnisnya lewat berbagai event kuliner. Ia bahkan sempat membuka outlet di Rans Nusantara Hebat milik Raffi Ahmad dan Kaesang Pangarep.

Empat bulan pertama berjalan lancar, namun penjualan menurun ketika proyek tersebut berhenti beroperasi. “Saya belajar untuk tidak mudah menyerah dan tetap percaya pada produk sendiri,” ucapnya.

Kini, Goerih aktif hadir di event sekolah dan kampus, serta membidik pekerja kantoran. Theo berencana membuat pabrik tahu sendiri agar kualitas produk tetap konsisten dan siap dikembangkan sebagai franchise.

“Untuk bisnis, pertama coba dulu. Kalau punya ide, langsung lakuin,” katanya seraya memberi pesan kepada generasi muda.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....