Pasokan Berkurang, Harga Cabai di Pasar Palimo Naik

  • 01 Sep 2025 16:06 WIB
  •  Palembang

KBRN, Palembang: Harga cabai di Pasar Palimo mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Saat ini, harga cabai mencapai Rp45.000 per kilogram, naik dari harga sebelumnya yang sebesar Rp40.000 per kilogram. Kenaikan harga ini menjadi perhatian bagi para penjual maupun pembeli di pasar tradisional tersebut.

Sarodi, salah satu penjual cabai di Pasar Palimo, menjelaskan, kenaikan harga ini dipengaruhi oleh pasokan cabai yang mulai berkurang akibat musim panen yang belum merata. “Harga cabai memang naik sedikit, tapi saya berharap ini hanya sementara. Kami para penjual harus bisa menjaga kualitas dan pelayanan agar pembeli tetap nyaman berbelanja di sini,” ujar Sarodi, Minggu (31/8/2025).

“Hampir semua bahan pokok sayuran di pasar mengalami kenaikan terutama pada harga cabai yang sangkat jauh sekali lonjak harganya, sejak beberapa hari yang lalu,” tambahnya.

Kenaikan harga cabai saat ini disebabkan oleh pasokan yang menurun akibat musim panen yang belum merata, sehingga membuat harga cabai naik dari Rp40.000 menjadi Rp45.000 per kilogram. Kondisi ini mendorong para pedagang berharap adanya dukungan dari pemerintah agar pasokan tetap stabil dan harga tidak terlalu fluktuatif.

Siti Aminah, salah satu pembeli setia cabai di Pasar Palimo, mengungkapkan, meskipun harga naik, ia tetap berusaha membeli cabai di pasar tradisional karena kualitasnya terjamin. “Memang terasa lebih mahal, tapi saya yakin cabai di sini lebih segar dan asli dibandingkan di tempat lain,” kata dia.

“Tidak menyangka saja kalau harga cabai dan sayur- sayuran lainnya naik semua, tapi bagaimana lagi karena semua itu kebutuhan sehari-hari yang harus di penuhi,” imbuhnya.

Pedagang dan pembeli berharap pemerintah daerah dan dinas perdagangan dapat memberikan dukungan kepada para petani dan pedagang cabai agar pasokan tetap lancar dan harga tidak terlalu fluktuatif. Karena dari adanya lonjakan harga dapat mempengarhui daya beli masyarakat.

Penulis: Deli Permata Sari, Mahasiwa magang jurusan Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Selatan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....