Ekonom: Kenaikan Investasi Emas, Upaya Cari Instrumen Aman
- 13 Apr 2025 17:26 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Meningkatnya tren investasi emas dinilai sebagai upaya masyarakat mencari instrumen aman di tengah kondisi ekonomi yang tidak pasti. Demikian dikatakan ekonom yang juga Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Esther Sri Astuti.
Menurut dia, emas menjadi pilihan karena bersifat liquid dan mudah dicairkan saat dibutuhkan. "Emas itu instrumen investasi yang paling mudah untuk dijual," ujarnya pada perbincangan dengan RRI Pro 3, Minggu (13/4/2025).
Selain itu, lemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) juga mendorong minat masyarakat terhadap emas. Menurut Esther, inflasi dan fluktuasi kurs membuat orang memilih aset lindung nilai yang lebih stabil.
Sedangkan bank emas merupakan dukungan infrastruktur penting bagi masyarakat yang ingin berinvestasi. "Bahkan menurut saya pribadi Indonesia memiliki potensi untuk mengembangkan bank emas," katanya.
Layanan bank emas atau bulion bank telah diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada Februari 2025. Esther berharap layanan ini dapat memberi kemudahan dalam menyimpan dan bertransaksi emas secara aman.
Selain itu, emas batangan lebih menguntungkan dibandingkan perhiasan. "Emas logam mulia berbentuk batangan nilainya lebih stabil," ucapnya.
Esther mengimbau masyarakat menyisihkan sebagian pendapatannya untuk investasi secara bertahap. Dia menyarankan strategi menabung secara konsisten, khususnya bagi pemula yang belum mampu membeli dalam jumlah besar. (Amanda Saviolla)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....