Indosat Ooredoo Hutchison Hadirkan Paket Ramadan untuk Pelanggan IM3 dan Tri
- 21 Mar 2025 18:01 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Menyambut bulan Ramadan, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melalui brand IM3 dan Tri meluncurkan serangkaian program inovatif yang bertujuan memperkuat konektivitas sekaligus menyebarkan nilai-nilai kebaikan. IM3 mengusung kampanye “Simpelnya IM3, Temukan Makna untuk Bersama”, sementara Tri menghadirkan #MudahnyaKebaikan melalui inisiatif Sedekah Kuota, menggabungkan kemudahan digital dengan semangat berbagi.
IM3 fokus pada penyederhanaan layanan dengan menghadirkan Paket Spesial Ramadan 150GB/30 hari seharga Rp129.000. Paket ini menawarkan kuota 5GB per hari untuk memenuhi kebutuhan streaming, media sosial, hingga komunikasi, disertai kontrol penggunaan data hingga akhir bulan. Fahd Yudhaneggoro, EVP Head of Circle Java Officer IOH, menegaskan komitmen IM3 dalam menghadirkan pengalaman inklusif:
“Kami berupaya memberikan kemudahan dalam hidup pelanggan agar mereka bisa memiliki lebih banyak waktu bersama orang-orang tercinta. Jaringan kami, didukung 196 ribu pemancar 4G dan 107 pemancar 5G, siap memastikan koneksi stabil selama Ramadan," ujarnya dalam rilis yang diterima RRI, Kamis (20/3/2025).
Kampanye ini diperkuat melalui video inspiratif yang dibintangi aktor Chicco Kurniawan, menggambarkan kisah nyata pelanggan dan mitra IM3 dalam menemukan makna kebersamaan. Tidak hanya itu, IM3 menggelar BOOKBER SIMPEL IM3, acara buka puasa bersama di Medan, Makassar, Jakarta, dan Surabaya mulai 14 Maret 2025, dengan kehadiran figur publik.
Pelanggan juga bisa berpartisipasi dalam Program Kejutan Simpel IM3 yang membagikan bingkisan Ramadan dan THR kepada mitra di tingkat kecamatan. Di aplikasi myIM3, tersedia misi spesial berhadiah iPhone 15, e-voucher, dan kuota bagi pengguna yang aktif bertransaksi di halaman lifestyle.
Tri menghadirkan program Sedekah Kuota sebagai gerakan kolaboratif anak muda. Cukup dengan isi ulang minimal Rp25.000, pelanggan bisa menyumbang kuota tanpa potongan paket mereka. Kuota terkumpul akan dikonversi menjadi router internet dan kuota untuk sekolah di daerah pelosok.
“Ini lebih dari sekadar program Ramadan, tapi gerakan kolaboratif untuk menciptakan dampak nyata. Tahun lalu, 250TB kuota berhasil disalurkan ke 588 sekolah dan pesantren. Tahun ini, kami perluas jangkauan hingga ke Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan wilayah terpencil," ujar Fahd. (Ril/Ase)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....