Jamur Sawit, Limbah Kelapa Sawit Menjadi Sumber Penghasilan

  • 26 Jan 2025 10:32 WIB
  •  Palangkaraya

KBRN, Palangka Raya: Di tengah perdebatan mengenai dampak lingkungan dari perkebunan kelapa sawit, muncul inovasi dari masyarakat lokal Kalimantan yang mengolah limbah sawit menjadi bahan pangan berharga.

Salah satunya adalah jamur sawit, yang tumbuh subur di media tandan kosong kelapa sawit (TKKS) setelah masa panen. Jamur sawit merupakan jenis jamur tiram yang dapat dibudidayakan dengan menggunakan TKKS sebagai media tanam.

Limbah sawit ini, yang sebelumnya hanya dibuang atau dibakar, kini dimanfaatkan untuk menghasilkan produk pangan yang kaya protein, serat, dan rendah lemak.

Salah seorang petani sawit di Kabupaten Kotawaringin Barat, Eko Priyanto mengatakan jamur sawit memiliki tekstur lembut dan rasa gurih yang khas, menjadikannya bahan masakan yang digemari. Selain itu, jamur ini juga kaya nutrisi, seperti protein, serat, dan berbagai mineral penting. Minggu, (26/1/2025).

Lebih lanjut dikatakan, jamur sawit semakin diminati karena rasa dan teksturnya yang khas, cocok untuk diolah menjadi berbagai menu, seperti sup, sate, hingga keripik.

Bahkan, pengusaha lokal di Kalimantan Tengah mulai mengembangkan produk olahan berbahan dasar jamur sawit, seperti bakso dan abon, yang kini dijual di pasar nasional.

"Kami memanfaatkan tandan kosong sawit yang sebelumnya hanya dibakar atau dibuang, sehingga ini menjadi solusi untuk limbah perkebunan sekaligus menambah pendapatan," ujarnya.

Dengan potensi ekonominya yang besar dan manfaatnya bagi lingkungan, jamur sawit membuka peluang baru untuk memaksimalkan nilai tambah dari perkebunan kelapa sawit.

Masyarakat tidak hanya mendapatkan sumber penghasilan tambahan, tetapi juga turut berkontribusi dalam pengelolaan limbah yang lebih ramah lingkungan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....