Komisi V DPR RI Tinjau Pengelolaan Infrastruktur Whoosh

  • 01 Nov 2024 21:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Komisi V DPR RI melakukan kunjungan kerja meninjau pengelolaan infrastruktur Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh. Kunjungan ini dilaksanakan di Stasiun KCJB Whoosh Halim dan Stasiun Bandung.

Kunjungan kerja bertujuan memastikan kesiapan dan kualitas pelayanan kereta cepat pertama di Asia Tenggara tersebut. Rombongan kunjungan dipimpin Wakil Ketua Komisi V DPR RI Roberth Rouw.

Mereka diterima Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Didiek Hartantyo bersama jajaran direksi KAI dan PT KCIC. Hadir pula Dirjen Perkeretaapian M. Risal Wasal beserta perwakilan Kementerian Perhubungan.

Dalam kunjungan ini, tim DPR RI menggunakan layanan KCJB dari Stasiun Halim di Jakarta Timur menuju Stasiun Padalarang. Mereka kemudian melanjutkan perjalanan ke Stasiun Bandung dengan KA Feeder.

Setelah itu, kunjungan dilanjutkan dengan rapat di Ruang Tunggu Feeder Barat Stasiun Bandung. Pimpinan tim Roberth Rouw mengapresiasi kolaborasi Kementerian Perhubungan, KAI, KCIC, dan KCI.

"Kami memberikan apresiasi kepada Kemenhub, KAI, KCIC dan KCI atas kerja kerasnya sehingga Kereta Cepat Jakarta-Bandung dapat dioperasikan sebagai alternatif moda transportasi massal yang lebih efisien dan modern. Akhirnya, Indonesia telah menjadi negara Asia Tenggara pertama yang memiliki kereta cepat," ujar Roberth, Jumat (1/11/2024).

Dalam rapat tersebut, Roberth juga menyoroti beberapa isu strategis yang perlu menjadi perhatian. Di antaranya adalah peningkatan konektivitas dan aksesibilitas ke stasiun-stasiun kereta cepat.

Ia juga menyinggung pengembangan Transit Oriented Development (TOD) di sekitar kawasan stasiun. Ia menegaskan pentingnya menyelesaikan pembangunan prasarana tepat waktu demi menjamin keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang.

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo menyatakan berkomitmen terus meningkatkan pelayanan Whoosh dan kereta jarak jauh. Sedangkan Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet Riyadi melaporkan perkembangan terkini pelayanan Whoosh.

Menurutnya, sejak awal tahun 2024 hingga 27 Oktober, Whoosh telah melayani 4,83 juta penumpang. Rata-rata 16.035 penumpang menaiki Whoosh per harinya.

Sejak mulai beroperasi komersial pada Oktober 2023, jumlah penumpang Whoosh mencapai 5,96 juta orang. Kunjungan ini diakhiri dengan pernyataan Roberth Rouw yang menyebutkan hasil kunjungan ini akan dibawa ke rapat Komisi.

Ini akan menjadi bahan pembahasan dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan mitra Komisi V.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....