Mengenal Lebih Dekat Famtrik Marine Maratua

  • 31 Agt 2026 20:00 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan- Famtrip Marine Maratua 2026 merupakan program strategis yang diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata untuk memperkenalkan dan memperluas pasar wisata selam Indonesia ke kancah internasional. Kegiatan Familiarization Trip (Famtrip) ini secara khusus membidik para pengelola pusat penyelaman (dive center) terkemuka dari Malaysia dan Singapura.

‎Melalui program ini, Maratua diposisikan sebagai salah satu destinasi wisata bahari minat khusus yang memiliki daya saing global tinggi. Kegiatan ini mengajak para peserta mengeksplorasi keindahan Pulau Maratua yang terletak di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

‎Kehadiran perwakilan industri selam dari negara tetangga bertujuan untuk membangun kepercayaan pasar terhadap kualitas destinasi Indonesia. Selama beberapa hari, para peserta difasilitasi untuk merasakan langsung pengalaman menyelam di salah satu titik marine biodiversity terbaik dunia.

‎Fokus utama dari Famtrip ini adalah mengeksplorasi 9 titik selam unggulan yang tersebar di sekitar perairan Maratua. Setiap titik selam menawarkan keunikan tersendiri, mulai dari lanskap terumbu karang yang sehat hingga perjumpaan dengan biota laut eksotis seperti penyu raksasa dan kawanan barakuda.

‎Pengalaman bawah laut yang luar biasa ini diharapkan menjadi modal utama bagi para pengelola dive center untuk menyusun paket wisata selam yang menarik. Tidak hanya fokus pada keindahan bawah laut, program ini juga mengajak peserta menyelami kekayaan alam daratan dan budaya lokal Maratua.

‎Peserta diajak menjelajahi keindahan goa-goa alami, menikmati panorama pantai berpasir putih, hingga berinteraksi dengan keramahan masyarakat Dayak dan suku lokal setempat. Pendekatan terpadu ini memberikan nilai tambah berupa pengalaman wisata yang autentik dan menyeluruh.

‎Kementerian Pariwisata memanfaatkan momentum ini untuk menggelar networking event yang mempertemukan pelaku industri lokal dengan mitra potensial. Hubungan langsung antara penyedia jasa pariwisata di Berau dengan pemasar dari luar negeri diharapkan melahirkan kolaborasi bisnis jangka panjang.

‎Kerja sama ini diyakini mampu membuka keran kunjungan wisatawan minat khusus secara lebih masif dan terstruktur. Pemilihan Malaysia dan Singapura sebagai target utama didasarkan pada data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan tingginya angka kunjungan dari kedua negara tersebut.

‎Kedekatan geografis dan tingginya minat komunitas penyelam di kedua negara tetangga menjadikan mereka pasar yang sangat strategis bagi wisata bahari Indonesia. Famtrip ini menjadi jembatan efektif untuk mengonversi potensi pasar tersebut menjadi kunjungan riil.

‎Dampak jangka panjang dari Famtrip Marine Maratua diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat lokal di Kabupaten Berau. Peningkatan kunjungan wisatawan asing nantinya akan meningkatkan permintaan akomodasi, pemandu wisata, transportasi, kuliner, hingga kerajinan tangan setempat.

‎Dengan demikian, kelestarian ekosistem laut yang terjaga dapat berjalan selaras dengan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Program Famtrip Marine Maratua sukses membuktikan bahwa Indonesia memiliki surga bawah laut yang siap bersaing di pasar global.

‎Sinergi yang kuat antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat lokal menjadi kunci utama untuk menjaga keberlanjutan destinasi premium ini. Dengan upaya ini kunjungan wisatawan akan semakin meningkat.

‎#artikel ini dikutip dari laman Kementerian Pariwisata Republik Indonesia

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....