Menjelajahi Whittier: Kota Paling Unik di Alaska yang Berada di Bawah Satu Atap
- 18 Agt 2026 19:29 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bengkulu - Di belahan utara Bumi, tepatnya di negara bagian Alaska, Amerika Serikat, terdapat sebuah kota kecil bernama Whittier yang menawarkan keunikan luar biasa. Kota ini dikenal di seluruh dunia karena gaya hidup penduduknya yang sangat terpusat dan tidak biasa.
Kehidupan yang Terpusat dalam Satu Bangunan Raksasa
Hampir seluruh penduduk Whittier, yang berjumlah kurang dari 300 orang menurut data sensus terbaru, tinggal di bawah satu atap yang sama. Mereka menghuni sebuah gedung 14 lantai bekas pangkalan militer yang bernama Begich Towers Condominium.
Keunikan ini membuat Begich Towers berfungsi seperti kota mandiri di dalam satu struktur bangunan. Di dalamnya, penduduk dapat mengakses berbagai fasilitas penting tanpa perlu melangkah keluar gedung, mulai dari kantor pos, toko kelontong, hingga kantor polisi.
Akses Terbatas Lewat Terowongan Sepanjang 2,5 Mil
Gaya hidup "di bawah satu atap" ini bukan tanpa alasan, melainkan dipengaruhi oleh lokasi Whittier yang sangat terisolasi di antara pegunungan tinggi dan perairan Passage Canal. Satu-satunya akses darat menuju kota ini adalah melalui Terowongan Peringatan Anton Anderson yang panjangnya mencapai 2,5 mil atau sekitar 4 kilometer.
Terowongan ini memiliki sistem operasional tunggal yang unik, di mana jalur tersebut digunakan secara bergantian oleh kereta api dan kendaraan pribadi. Penduduk dan wisatawan harus menyesuaikan jadwal perjalanan mereka dengan jadwal buka-tutup terowongan yang ketat untuk bisa masuk atau keluar dari Whittier.
Sejarah Militer dan Tantangan Cuaca Ekstrem
Whittier pada awalnya dikembangkan sebagai pangkalan militer strategis bagi Angkatan Darat Amerika Serikat selama era Perang Dunia II. Gedung Begich Towers yang kini menjadi hunian utama penduduk dulunya dibangun untuk menampung keluarga para tentara yang bertugas di sana.
Selain isolasi geografis, tantangan utama kehidupan di Whittier adalah cuaca yang sangat ekstrem. Kota ini menghadapi curah hujan dan salju yang sangat tinggi setiap tahunnya, yang sering kali mengubur kota di bawah tumpukan salju tebal.
Sumber: Travel Alaska (Informasi mengenai akses melalui Anton Anderson Memorial Tunnel)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....