Pesona Gunung Mat Than, Keajaiban Karst Berlubang Alami di Utara Vietnam
- 07 Jul 2026 07:27 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bengkulu - Provinsi Cao Bang yang terletak di perbatasan utara Vietnam kembali menjadi sorotan dunia berkat sebuah fenomena geologi menakjubkan yang dikenal sebagai Gunung Mat Than atau Gunung Nui Thung. Formasi batuan karst purba ini memiliki karakteristik yang sangat langka, yakni sebuah lubang raksasa berbentuk lingkaran sempurna yang menembus bagian dekat puncak gunungnya.
Keunikan struktur alami tersebut membuat masyarakat lokal menjulukinya sebagai "Gunung Mata Malaikat" atau "Mata Dewa" karena lubangnya menyerupai kornea mata raksasa yang menatap ke arah lembah. Lubang tembus pandang yang ikonik ini diperkirakan memiliki diameter lebih dari 50 meter dan berada di ketinggian sekitar 600 meter di atas permukaan laut.
| Baca juga: Melihat Keindahan Alam Yogyakarta |
Secara ilmiah, para ahli geologi menyatakan bahwa struktur unik ini terbentuk melalui proses erosi lanskap karst dan pergeseran tektonik yang memakan waktu hingga lebih dari 300 juta tahun. Gunung Mat Than awalnya merupakan bagian dari jaringan gua kering bawah tanah sebelum akhirnya runtuh dan menyisakan lengkungan luar yang membentuk lubang simetris.
Situs geologi yang menawan ini berada di dalam kawasan kompleks Danau Thang Hen, yang merupakan bagian dari Non Nuoc Cao Bang UNESCO Global Geopark. Lokasinya yang tersembunyi di Lembah Tuyet Tinh Coc berjarak sekitar 30 hingga 50 kilometer dari pusat Kota Cao Bang dan dapat diakses menggunakan sepeda motor melalui Jalur Gunung Ma Phuc yang berkelok.
Lanskap di sekitar kaki gunung menyajikan panorama padang rumput hijau yang sangat luas tempat ternak warga lokal mencari makan secara bebas. Keindahan tempat ini semakin dramatis ketika musim hujan tiba, karena dataran rendah di sekitarnya akan terendam air jernih dan membentuk danau musiman yang memantulkan bayangan lubang gunung dengan sempurna.
Bagi para pemburu visual dan pencinta alam, momen terbaik untuk mengunjungi keajaiban ini adalah saat matahari terbit maupun terbenam pada bulan September hingga Oktober. Pada waktu-waktu tersebut, berkas cahaya matahari akan meluncur tepat di tengah-tengah lubang raksasa dan menciptakan pendaran cahaya keemasan yang mistis di atas kabut lembah.
Selain daya tarik visualnya yang magis, kawasan di sekitar gunung ini juga dihuni oleh komunitas adat suku Tay dan Nung yang masih memegang teguh tradisi leluhur mereka. Wisatawan yang datang tidak hanya disuguhi kemegahan alam, tetapi juga berkesempatan menginap di rumah panggung kayu tradisional serta mempelajari legenda lokal tentang dewa gunung pelindung.
Pemerintah setempat bersama organisasi pariwisata kini mulai mengembangkan kawasan Gunung Mat Than sebagai destinasi ekowisata unggulan yang berkelanjutan di Vietnam Utara. Melalui pendekatan berbasis alam ini, keaslian lanskap karst purba dan kelestarian budaya masyarakat lokal diharapkan dapat terus terjaga dari modernisasi yang masif.
Sumber
- UNESCO Global Geopark Network & Vietnam Airlines Travel Guide (2025/2026):Mengenai detail geologi pembentukan karst 300 juta tahun, diameter lubang 50 meter, dan lokasinya di Non Nuoc Cao Bang Geopark.
- Vietnam Tourism Official Portal: Mengenai penamaan lokal "Angel Eye Mountain" / "Nui Mat Than", aksesibilitas melalui Ma Phuc Pass, serta hubungannya dengan sistem 36 Danau Thang Hen dan kebudayaan suku Tay.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....