Pasca Insiden Pantai Air Langkap, Wisata Batu Karang Larang Mandi Laut

  • 31 Mei 2026 06:48 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Kejadian pelajar MTs yang terseret ombak di Pantai Air Langkap langsung direspons cepat oleh para pengelola wisata di sekitarnya. Salah satunya datang dari pengelola Wahana Batu Karang Pengubaian yang langsung mengeluarkan larangan keras bagi wisatawan untuk mandi di laut demi keselamatan bersama.

Langkah pencegahan ini diambil karena kondisi cuaca buruk yang memicu tingginya gelombang air laut di sepanjang pesisir Kabupaten Kaur. Pihak pengelola tidak ingin insiden serupa terulang kembali dan membahayakan keselamatan para pengunjung lainnya.

Salah seorang petugas di Wahana Batu Karang Eka Sauri mengatakan, petugas di lapangan juga bergerak aktif menyisir area bibir pantai untuk memantau pergerakan para wisatawan. Mereka secara persuasif meminta pengunjung menjauh dari jangkauan ombak yang sewaktu-waktu dapat membesar tanpa diduga.

Pemasangan papan imbauan darurat kini mulai diperbanyak di sekitar titik-titik rawan wisata. Upaya ini diharapkan dapat memberikan peringatan visual yang jelas bagi setiap orang yang datang ke lokasi pantai.

"Sebenarnya larangan ini selalu kami sampaikan kalau kondisi ombak besar, namun karena ini baru saja ada kejadian di wisata lain terseret ombak, kami pertegas lagi. Hati-hati buat pengunjung lainnya," ujar Eka.

Ditambahkan Eka, Kesadaran para pengunjung sangat diharapkan untuk mematuhi seluruh instruksi keselamatan yang diberikan oleh pengelola. Sikap kooperatif dari wisatawan menjadi kunci utama dalam meminimalisir risiko kecelakaan di objek wisata air.

Hingga situasi perairan kembali normal dan dinyatakan aman, pembatasan aktivitas fisik di laut akan tetap diberlakukan secara ketat. Pihak manajemen mengutamakan keselamatan jiwa di atas segala bentuk hiburan dan rekreasi saat ini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....