Liburan Life on Board dengan Phinisi di Labuan Bajo

  • 31 Mei 2026 05:08 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan- Mau mencoba Life on Board ala film Hollywood? Tenang, sekarang Anda bisa menikmatinya dengan mencoba Phinisi di Labuan Bajo. Phinisi merupakan kapal tradisional asli Indonesia berasal dari Kabupaten Bulukumba Sulsel.

Kapal Phinisi mulai berdatangan ke Labuan Bajo dan banyak yang sudah dimodifikasi dari bentuk asli ke bentuk phinisi yang lebih cocok untuk keperluan wisatawan. Jika Anda tertarik, jangan lupa untuk mencari terlebih dahulu berapa biaya kisaran kapal Phinisi ini. Karena, beda pengelola biasanya beda fasilitas kapal.

Tapi, pada umumnya kapal Phinisi dilengkapi hingga 14 kamar dengan masing-masing kamar diisi oleh 2 orang. Biaya sewa untuk kapal megah ini bervariasi, umumnya berkisar antara Rp40 juta hingga Rp300 juta per malam. Angka tersebut sangat sepadan dengan kenyamanan setara hotel berbintang yang ditawarkan di tengah lautan.

Harga ini biasanya sudah mencakup akomodasi penuh selama pelayaran di sekitar Taman Nasional Komodo. Berbagai fasilitas premium juga siap memanjakan waktu liburan Anda bersama keluarga atau kerabat.

Anda bisa menemukan area bersantai yang luas, dek berjemur (sun deck), hingga area makan terbuka yang menyuguhkan pemandangan laut lepas. Perjalanan ini menawarkan sensasi berlayar layaknya menjelajahi dunia dengan kapal pesiar pribadi. Selama berlayar, wisatawan akan didampingi oleh kapten dan kru profesional yang siap memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang.

Aktivitas yang bisa dilakukan pun sangat beragam dan pastinya akan membuat liburan semakin berkesan. Anda dapat melakukan snorkeling, menyelam, mengunjungi pulau-pulau eksotis, hingga berinteraksi langsung dengan satwa langka Komodo.

Bagi Anda yang ingin merencanakan perjalanan, Anda bisa menyewa kapal Phinisi dengan dua pilihan skema populer. Anda dapat memilih sistem Open Trip untuk bergabung dengan wisatawan lain, atau menyewa seluruh kapal secara privat (Private Trip) agar liburan terasa lebih intim.

Kemegahan kapal ini tidak hanya diakui oleh wisatawan domestik, tetapi juga telah mendunia. Bahkan, seni pembuatan kapal Pinisi dari Sulawesi Selatan ini telah resmi ditetapkan oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda. Untuk memastikan kenyamanan selama berlayar, Anda disarankan untuk menyiapkan beberapa kebutuhan pribadi sebelum naik ke kapal. Pastikan Anda membawa tabir surya (sunscreen), baju ganti yang cukup, obat-obatan pribadi, dan alat dokumentasi untuk mengabadikan setiap momen indah Anda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....