Kemenpar Gelar Famtrip untuk Tingkatkan Kunjungan Wisman
- 29 Mei 2026 19:26 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan- Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus memperkuat promosi pariwisata Indonesia ke pasar internasional, khususnya Malaysia. Melalui kegiatan Familiarization Trip (Famtrip) ke Destinasi Pariwisata Regeneratif Kepulauan Riau (Kepri).
Upaya ini dengan mengajak travel agent dan tour travel Malaysia yakni dari Kula Lumpur dan Johor Baru mengeksplorasi berbagai daya tarik di Batam, Tanjung Pinang, dan Bintan. Dipilihnya Kepulauan Riau karena memiliki posisi strategis sebagai salah satu gerbang utama wisatawan Malaysia menuju Indonesia.
Dikutip dari laman Kementerian Pariwisata, Malaysia merupakan salah satu pasar utama wisatawan mancanegara ke Indonesia. Kedekatan geografis dan konektivitas yang baik menjadikan Kepulauan Riau memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan sebagai destinasi unggulan wisata lintas batas atau cross-border tourism.
Pada kegiatan Famtrip, para peserta mengunjungi sejumlah destinasi unggulan. Antara lain kawasan Jembatan Barelang di Batam, Pulau Penyengat di Tanjung Pinang, kawasan wisata Lagoi di Bintan, destinasi budaya Melayu, pusat wisata belanja, serta mengikuti hotel inspection dan kegiatan business networking bersama pelaku industri pariwisata setempat.
Kegiatan Famtrip ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Pariwisata dengan beberapa dinas terkait. Selain memperkenalkan beragam destinasi unggulan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat promosi wisata ramah Muslim Indonesia.
Kepulauan Riau dinilai memiliki sejumlah keunggulan yang sesuai dengan preferensi wisatawan Malaysia. Keunggulan tersebut mulai dari kedekatan budaya Melayu, kemudahan aksesibilitas, ketersediaan kuliner halal, hingga karakter destinasi yang akrab dan nyaman bagi wisatawan.
Famtrip merupakan salah satu strategi promosi yang efektif untuk memperluas jejaring bisnis pariwisata sekaligus mendorong lahirnya paket-paket wisata baru yang lebih kompetitif dan sesuai dengan kebutuhan pasar. Malaysia selama ini menjadi salah satu pasar utama wisatawan mancanegara bagi Indonesia. Batam bahkan tercatat sebagai pintu masuk wisatawan mancanegara asal Malaysia terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta.
Berdasarkan data Mobile Positioning Data (MPD) tahun 2025, kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepulauan Riau mencapai lebih dari 2,1 juta kunjungan. Pada periode yang sama, perjalanan wisatawan nusantara ke Kepulauan Riau tercatat melampaui 5,2 juta perjalanan.
Data pintu masuk wisatawan mancanegara asal Malaysia juga menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Jumlah kunjungan melalui jalur laut ke Batam meningkat sekitar 48,2 persen, dari 278.082 kunjungan pada 2024 menjadi 412.127 kunjungan pada 2025.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Pariwisata optimistis kerja sama promosi lintas negara dan konektivitas pariwisata Indonesia-Malaysia akan semakin kuat. Upaya ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke Kepulauan Riau sebagai salah satu destinasi unggulan Indonesia di kawasan Asia Tenggara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....