Benteng Pendem Ngawi: Istana Tersembunyi yang Penuh Misteri dan Sejarah
- 24 Mei 2026 13:56 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bengkulu - Kabupaten Ngawi tidak hanya dikenal sebagai kota ramah dengan keindahan alamnya, tetapi juga menyimpan permata sejarah yang luar biasa: Benteng Van den Bosch, atau yang lebih populer dikenal oleh masyarakat lokal sebagai Benteng Pendem.
Bukan sekadar tumpukan bata kuno, benteng peninggalan kolonial Belanda yang dibangun pada abad ke-19 ini menyimpan deretan fakta unik yang membuatnya berbeda dari benteng-benteng lain di Indonesia.
Berikut adalah beberapa fakta unik Benteng Pendem Ngawi yang berhasil dirangkum:
1. Julukan "Pendem" yang Ternyata Mengecoh
Banyak orang mengira Benteng Pendem dibangun di dalam tanah seperti gua. Faktanya, benteng ini berdiri kokoh di atas permukaan tanah.
Julukan "Pendem" (dalam bahasa Jawa berarti tertanam/terkubur) muncul karena arsitektur benteng sengaja dikelilingi oleh gundukan tanah dan tanggul tinggi. Dari luar, benteng ini sengaja dibuat tidak terlihat demi alasan strategi pertahanan militernya, sehingga tampak seperti "terpendam".
2. Berada di Pertemuan Dua Sungai Strategis
Belanda tidak sembarangan memilih lokasi. Benteng ini dibangun di sudut pertemuan dua sungai besar di Jawa, yaitu Bengawan Solo dan Sungai Madiun. Lokasi ini dipilih karena jalur air tersebut merupakan urat nadi perdagangan dan transportasi logistik yang sangat vital pada masa itu.
3. Makam K.H Muhammad Nursalim di Dalam Benteng
Salah satu keunikan yang kental dengan nuansa lokal adalah keberadaan makam K.H Muhammad Nursalim di dalam area benteng. Beliau adalah salah satu pengikut setia Pangeran Diponegoro yang gigih melawan penjajah.
Setelah ditangkap, beliau ditahan di dalam benteng ini hingga wafat. Keberadaan makam ini menjadikan Benteng Pendem tidak hanya sebagai situs sejarah kolonial, tetapi juga tempat ziarah yang dihormati warga.
4. Memiliki Ratusan Pintu Misterius
Bagi pencinta fotografi, Benteng Pendem adalah surga. Bangunan ini memiliki gaya arsitektur Eropa klasik dengan ciri khas ratusan pintu dan jendela melengkung (archway). Lorong-lorong panjang dengan deretan pintu yang simetris memberikan kesan megah sekaligus misterius, mirip dengan Lawang Sewu di Semarang.
5. Wajah Baru Pasca-Revitalisasi
Setelah sempat mengalami kerusakan di beberapa bagian akibat usia, Benteng Pendem kini telah bersolek. Pemerintah pusat telah melakukan revitalisasi besar-besaran tanpa menghilangkan nilai historis aslinya. Kini, benteng ini tampil lebih rapi, bersih, dan menjadi destinasi wisata sejarah (wirausaha/edukasi) unggulan yang sangat Instagramable di Jawa Timur.
Jika Anda berkunjung ke Ngawi, Benteng Pendem hanya berjarak sekitar 3 kilometer dari pusat kota (Alun-alun Ngawi). Jangan lupa membawa kamera, karena setiap sudut benteng ini menawarkan latar belakang foto yang estetik dan sarat sejarah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....