Englischer Garten: Paru-Paru Hijau Munich yang Melampaui Central Park
- 13 Mei 2026 20:40 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bengkulu - Englischer Garten atau Taman Inggris di Munich tetap menjadi magnet utama bagi wisatawan dunia hingga tahun 2026 ini. Luasnya yang mencapai 375 hektare menjadikan kawasan ini salah satu taman kota terbesar di dunia, bahkan melampaui luas Central Park di New York.
Taman ini menawarkan pemandangan alam yang memukau dengan perpaduan gaya lanskap Inggris yang alami dan struktur bangunan bersejarah. Pengunjung dapat menikmati hamparan rumput luas yang berpadu harmonis dengan aliran sungai Eisbach yang jernih di sepanjang area tersebut.
Salah satu daya tarik paling ikonik adalah Monopteros, sebuah kuil bundar bergaya Yunani yang terletak di atas bukit kecil. Dari titik ini, para pelancong dapat melihat panorama cakrawala kota Munich yang indah, termasuk menara-menara gereja yang menjulang tinggi.
Bagi pencinta olahraga ekstrem, sungai Eisbach menyuguhkan fenomena unik berupa ombak berdiri yang bisa digunakan untuk berselancar sepanjang tahun. Atraksi river surfing ini selalu berhasil memukau ratusan penonton yang memadati pinggiran sungai setiap harinya.
Keberadaan taman bir (beer garden) di dekat Menara Tiongkok (Chinesischer Turm) juga menjadi pusat interaksi sosial yang sangat populer. Di sini, pengunjung dapat menikmati kuliner tradisional Bavaria seperti pretzel dan bir dalam suasana yang sangat meriah.
Sejarah mencatat bahwa taman ini mulai dibangun pada tahun 1789 atas perintah Pangeran Charles Theodore untuk rakyat Bavaria. Sejak saat itu, Englischer Garten telah berkembang menjadi simbol demokrasi ruang publik yang dapat diakses secara gratis oleh siapa saja.
Menurut situs resmi pariwisata Munich, peran taman ini sangat vital bagi ekosistem kota dan kesehatan mental penduduk lokal maupun pendatang. Situs tersebut menyatakan:
"Englischer Garten merupakan oasis hijau tepat di tengah Munich yang setara dengan luas sekitar 640 lapangan sepak bola, menjadikannya taman kota terbesar di dunia." (Sumber: Munich Travel Official Guide, 2026).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....