Tari Sekapur Sirih, Tari Kebanggaan Provinsi Jambi
- 15 Apr 2026 07:43 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan - Tari Sekapur Sirih adalah tarian tradisional penyambutan tamu agung khas Jambi yang diciptakan oleh Firdaus Chatab pada tahun 1962. Tarian ini melambangkan keterbukaan, rasa syukur, serta keramah-tamahan masyarakat Melayu Jambi dalam menerima tamu, yang ditunjukkan melalui gerakan lemah gemulai serta suguhan sirih ramuan lengkap.
Berikut adalah poin penting mengenai makna Tari Sekapur Sirih:
Simbol Penghormatan. Tari ini menjadi tarian wajib untuk menyambut tamu kehormatan, melambangkan keagungan dan rasa hormat yang tinggi. Makna Geraknya. Umumnya ditarikan oleh 9 penari perempuan dan 3 penari laki-laki, gerakan tari ini menggambarkan gadis Jambi yang sedang bersolek dan meramu sirih, mencerminkan kecantikan dan ketulusan.
Filosofi Sirih: Suguhan sirih dari cerana melambangkan niat tulus dan hubungan baik antara tuan rumah dan tamu. Gerakan Dasar. Terdiri dari 17 ragam gerak seperti sembah, merentang kepak, dan bersolek yang diiringi musik Langgam Melayu.
Tarian yang berakar dari budaya Melayu ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan tetapi juga sebagai wujud pelestarian nilai-nilai adat sopan santun dalam menerima tamu. Tarian ini zaman sekarang masih sering dipakai saat prosesi penyambutan tamu agung dan pada acara pernikahan.
Tari Sekapur Sirih merupakan tarian selamat datang pada tamu-tamu besar di Provinsi Jambi sebagai tarian wajib dipertunjukan pada saat datangnya tamu besar. Tarian yang diangkat dari gerakan yang menggambarkan tentang kebiasaan-kebiasaan gadis-gadis Jambi yang sedang berhias.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....