Upaya Mengisi Pelajaran Muatan Lokal dengan Bahasa Kaur
- 23 Sep 2024 22:59 WIB
- Bintuhan
KBRN, Bintuhan: Wacana memasukan beberapa bahasa daerah di Kabupaten Kaur ke dalam mata pelajaran Muatan Lokal, masih harus menunggu peraturan bupati (Perbup)
Di Kabupaten Kaur terdapat beberapa bahasa daerah yakni, bahasa Nasal, bahasa Melayu dialeg Basemah dan dialeg Semende serta bahasa Kaur itu sendiri.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kaur Sumari mengatakan, baru ada dua bahasa yang sudah di revitalisasi oleh balai bahasa Bengkulu yakni, bahasa Nasal dan bahasa Melayu dialeg Basemah dan Semende. Sehingga kedua bahasa inilah yang saat ini sudah mulai diajarkan dibeberapa sekolah sasaran namun belum menjadi mata pelajaran Muatan lokal.
" karena baru Dua bahasa kini yang sudah direvitalisasi oleh balai bahasa, na usaha kita untuk menjadikannya pelajaran muatan lokal harus ada Perbup dulu," jelasnya.
Tahun 2025 menurut Sumari berharap bahasa Kaur sendiri sudah direvitalisasi oleh balai bahasa sehingga nanti apabila sudah dijadikan mata pelajaran Muatan lokal, sekolah mana saja yang mengajarkan bahasa Nasal, Melayu dialeg Basemah dan Semende atau bahasa Kaur sendiri. Dengan upaya ini mudah-mudahan bahasa-bahasa ini tetap dipakai oleh masyarakat terutama bahasa Nasal karena sudah tidak banyak lagi penggunanya terutama dikalangan anak muda.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....