Beberapa Makanan khas Kabupaten Kaur

  • 26 Apr 2024 18:45 WIB
  •  Bintuhan

KBRN : Bintuhan, Kaur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Bengkulu, kabupaten paling selatan di provinsi Bengkulu ini selain punya banyak destinasi wisata yang menarik juga terdapat banyak kuliner bercita rasa yang unik.

Layaknya makanan khas Nusantara lainnya, kuliner Kaur juga kaya akan rempah-rempah yang menambah kenikmatan saat kita menyantapnya. Cara pengolahannya pun beragam hingga menghasilkan rasa otentik yang khas.

berikut beberapa makanan khas Kabupaten Kaur :

yang pertama ada Gulai Rebung Asam yang dicampur dengan Liling atau Siput sawah atau siput sungai. Kuliner khas Kabupaten Kaur ini berbahan dasar rebung yang dicampur dengan liling atau siput sawah atau yang memiliki cangkang berwarna hitam. Selain lezat, rebung asam campur liling juga bermanfaat bagi kesehatan. Lendir dari liling bisa berfungsi sebagai penyembuhan luka, menguatkan imunitas tubuh.


Selanjutnya ada Pendap, Makanan ini merupakan salah satu favorit masyarakat Kaur. Berbahan parutan kelapa yang dicampur berbagai rempah juga ikan segar, atau bisa juga dengan ikan yang sudah setengah busuk atau orang Kaur menyebutnya dengan ikan mati daging. Kemudian dibungkus dengan lima hingga enam lembar daun keladi serta daun pisang sebagai lapisan atau pembungkus terakhirnya.
Sekilas memang seperti pepes ikan, namun cara memasaknya berbeda. Pendap dimasak dengan cara direbus lebih kurang 8 jam. Perebusan tersebut bertujuan untuk menghilangkan rasa gatal yang ditimbulkan oleh daun keladi yang membungkus pendap.

Kemudian ada Kelicuk dan Tapai Ketan.
Kedua jajanan ini terbuat dari beras ketan atau siwuk dalam bahasa Kaur, bedanya kelicuk dimasak dan dibungkus dengan daun pisang, sementara tapai ketan (siwuk) memerlukan proses fermentasi dengan ragi terlebih dahulu.
Masyarakat Kaur biasanya menikmatinya secara bersamaan.

Dan yang selanjutnya ada Gulai Ikan Mungkus. Sama seperti namanya, bahan utama untuk membuat masakan ini adalah ikan mungkus. Sejenis ikan air tawar yang biasanya hidup di bebatuan sungai. Selain itu, ada juga santan dan berbagai rempah yang memperkaya cita rasa. Pengunjung bisa dengan mudah menemukan masakan ini di berbagai rumah makan di kawasan Kaur, karena sangat digemari masyarakat sekitar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....