Mengenal Dua Jenis Musim di Indonesia
- 04 Mar 2024 21:14 WIB
- Bintuhan
KBRN, Bintuhan: Indonesia adalah negara kepulauan yang terletak antara 6º LU - 11º LS dan 95º BT – 141º BT dan membuat termasuk kedalam iklim tropis.
Negara yang beriklim tropis akan mengalami
pergantian musim sebanyak dua kali, begitu juga dengan wilayah Indonesia. Iklim
adalah keadaan rata-rata cuaca pada suatu wilayah dalam jangka waktu yang
relatif lama. Sedangkan musim adalah suatu peristiwa yang terjadi di bumi yang
berkaitan dengan keadaan iklim dan akan berubah dalam jangka waktu tertentu
dalam satu tahun. Mengutip Kompas.com wilayah Indonesia diketahui memiliki dua
jenis musim yaitu musim hujan dan musim kemarau
1. Musim hujan
Musim hujan adalah suatu peristiwa dimana terjadi peningkatan curah hujan di
suatu wilayah yang kondisinya akan berubah dalam jangka waktu tertentu dalam
kurun waktu satu tahun. Pada daerah beriklim tropis, biasanya musim hujan
terjadi pada bulan oktober sampai bulan maret. Namun terkadang waktu awal dan
akhir musim hujan juga mengalami peralihan, seperti lebih panjang atau pendek
karena faktor tertentu. Salah satu penyebab jatuhnya musim hujan adalah
berhembusnya angin muson barat. Angin Muson Barat adalah angin yang berhembus
dari Benua Asia ke Benua Australia melewati perairan dan samudra yaitu Laut
China Selatan dan Samudra Hindia. Sementara untuk mengenalinya, beberapa ciri
dari musim hujan adalah sebagai berikut :
- meningkatnya curah hujan dalam kurun waktu tertentu dengan pola yang tetap,
- saat cuaca mendung akan ada awan tebal sehingga suhu bisa menjadi lebih
panas,
- pada musim hujan angin juga akan bertiup lebih kencang dengan cuaca yang
sering mendung,
- perubahan menuju musim hujan juga bisa dilihat dari tingkat kesuburan tanah
yang meningkat,
- saat hujan turun dengan deras sering kali diikuti dengan gemuruh petir.
2. Musim Kemarau
Musim kemarau adalah suatu peristiwa dimana terjadi kekeringan karena terjadi
penurunan curah hujan di suatu wilayah yang kondisinya akan berubah dalam
jangka waktu tertentu dalam waktu satu tahun.
Pada daerah
iklim tropis, biasanya kemarau terjadi pada bulan april sampai bulan september.
Sama seperti musim hujan terkadang awal dan akhir musim kemarau bisa mengalami
peralihan. Seperti lebih panjang atau pendek karena faktor tertentu. Salah satu
penyebab jatuhnya musim hujan adalah berhembusnya angin muson timur. Angin muson
timur adalah angin yang berhembus dari benua Australia ke benua Asia melewati
celah-celah sempit dan berbagai gurun seperti Gurun Gibson, Gurun Australia
besar, dan Gurun Victoria. Untuk mengenali beberapa ciri musim hujan adalah
sebagai berikut:
- curah hujan lebih rendah dari 60 mm per bulan bahkan akan semakin jarang
hingga tidak turun hujan sama sekali,
- sinar matahari akan lebih terik pada siang hari dan tidak ada awan di langit,
- musim kemarau yang panjang akan membuat berkurangnya air hingga tanah menjadi
retak dan kering,
- suhu udara akan meningkat semakin tinggi dan diikuti dengan kelembaban yang
tinggi juga,
- pohon-pohon pada musim kemarau akan menggugurkan sebagian besar daunnya
sebagai bentuk adaptasi.
di antara kedua musim tersebut juga terdapat istilah musim pancaroba yang
sebetulnya adalah masa transisi atau pergantian antara dua musim.
waktu pancaroba terjadi baik pada peralihan musim kemarau menuju musim
penghujan ataupun sebaliknya.
ketika terjadi transisi biasanya di tandai dengan kemunculan perubahan cuaca
yang cenderung tidak menentu seperti angin yang berhembus sangat kencang dan
terkadang diikuti dengan curah hujan yang relatif tinggi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....