PAI Kecamtan Nasal Pembinaan Majlis Taklim Bukit Indah
- 30 Sep 2026 18:54 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan - Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Nasal, Anisah Dzakirah, memberikan pembinaan kepada jamaah Majelis Taklim Desa Bukit Indah, Kecamatan Nasal, Jumat, 25 September 2026. Pembinaan kali ini terkait kedudukan, hak, kewajiban, dan peran perempuan dalam perspektif Islam.
Anisa menjelaskan kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman jamaah agar mampu menjalankan peran dan tanggung jawabnya dalam keluarga serta memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat sesuai nilai-nilai agama. Anisah menjelaskan bahwa perempuan memiliki kedudukan dan peran penting dalam kehidupan keluarga, sebagai ibu, berperan dalam memberikan pendidikan kepada anak, membangun kehidupan rumah tangga.
“Perempuan memiliki peran yang penting dalam keluarga dan masyarakat. Karena itu, pemahaman mengenai hak, kewajiban, dan tanggung jawab perlu terus diberikan agar perempuan dapat menjalankan perannya dengan baik sesuai dengan tuntunan agama,” ujar Anisah.
Pembinaan berlangsung secara interaktif melalui dialog bersama jamaah. Anisah memberikan kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan pertanyaan maupun pengalaman yang berkaitan dengan kehidupan keluarga dan sosial. Pembahasan diarahkan pada penerapan nilai-nilai agama dalam menghadapi berbagai persoalan yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari.
"Jamaah juga diajak memahami pentingnya pengetahuan dan komunikasi dalam membangun kehidupan keluarga. Hubungan antara suami dan istri perlu dilandasi sikap saling menghormati, memahami tanggung jawab masing-masing, serta mengedepankan komunikasi dalam menyelesaikan persoalan keluarga,", ucapnya.
Anisah turut menekankan pentingnya pendidikan agama bagi perempuan. Pemahaman keagamaan yang baik dapat menjadi bekal dalam mendampingi anak, membangun kebiasaan positif di lingkungan rumah, serta memberikan teladan dalam kehidupan keluarga.
Bagi KUA Kecamatan Nasal, majelis taklim merupakan salah satu ruang strategis untuk mendekatkan pembinaan keagamaan kepada masyarakat. Melalui Penyuluh Agama Islam, materi pembinaan dapat disesuaikan dengan kebutuhan jamaah dan dikaitkan dengan persoalan yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.
"Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari peran Kementerian Agama melalui KUA dan Penyuluh Agama Islam dalam memperkuat pemahaman keagamaan masyarakat. Pola pembinaan yang dilakukan secara dialogis memberikan ruang kepada jamaah untuk bertanya, berdiskusi, dan memperluas pemahaman mengenai persoalan keluarga maupun kehidupan sosial,"katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....